at JNU (Jawaharlal Nehru University)
Selasa, 26 November 2013
Minggu, 18 Agustus 2013
Kabar dari Mahasiswa Indonesia di Mesir
* Republika, Minggu 18 Agustus 2013
Situasi politik dan keamanan Mesir paska pembubaran paksa demonstran pendukung Dr. Mohammed Morsi pada hari Rabu (14/8) semakin memanas. Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di seluruh dunia, terus bergerak dan bekerja melalui koordinasi para Ketua PPI se-Dunia untuk mengumpulkan dana guna membantu korban yang terus bertambah akibat konflik di Mesir.
PPI Dunia terus berkomunikasi dengan pelajar dan mahasiswa Indonesia yang berada langsung di tempat konflik. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga semangat kawan-kawan di sana, sekaligus sebagai penyambung berita dari mereka kepada kawan-kawan PPI di seluruh dunia dan masyarakat Indonesia.
Berikut informasi dari Mesir yang kami kutip langsung dari mantan Ketua Wihdah PPMI Mesir tahun 2012-2013 Sdri. Nurul Chasanah yang juga mahasiswi tingkat akhir di Universitas Al-Azhar.
- Pemeritah Mesir yang memberlakukan jam malam sejak 14 Agustus 2013, untuk tidak keluar rumah pada pukul 19:00 hingga pukul 06:00.
- Hari ini (Jum'at, 16/8/2013) akan berlaku demonstrasi besar-besaran di Kairo, bermula di 28 masjid dan berkumpul di Medan Ramsis. Perhimpunan yang sama bakal berlaku di seluruh provinsi di Mesir. Demonstrasi ini bertujuan untuk memecahkan kepungan kudeta kepada Rakyat Mesir.
- KBRI Kairo telah melarang keras kepada warga Indonesia di Mesir, untuk tidak ikut campur dalam politik dalam negeri Mesir baik secara verbal, tulisan di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan situs jejaring lainnya, maupun tindakan seperti ikut gerakan demonstrasi tertentu.
- Kami sebagai mahasiswa asing tetap menjaga ketenangan dan tetap meningkatkan kewaspadaan serta keamanan diri di kediaman dan lingkungan masing-masing, serta mempererat kekompakan dan koordinasi dengan sesama Warga Negara Indonesia.
- Mahasiswa Indonesia di Mesir masih dalam keadaan aman di apartemen masing-masing. Namun perlu menyiapkan bahan kebutuhan pokok untuk selama 2 minggu ke depan, karena beberapa toko tutup, dan beberapa penjual bahan makanan tak kunjung pulang.
- Konflik di Mesir telah meresahkan mahasiswa, karena jadwal ujian untuk program S2 yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2013 terpaksa diundur dan belum ditetapkan kembali waktunya. Juga untuk mahasiswa program S1 yang mana nilai hasil ujian seharusnya turun pada pertengahan bulan Ramadhan, namun sampai saat ini hanya beberapa fakultas saja.
- Juga terhambatnya program-program PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) di Mesir, yaitu Pemilu Raya (pemilihan presiden dan wakil presiden PPMI) dan Laporan Pertanggung Jawaban PPMI periode 2012-2013 yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Agustus, harus diundur sampai kondisi Mesir kembali stabil.
Sementara itu, berita senada juga kami dapatkan dari mahasiswa Indonesia lain di Mesir saat ini. Bahwa, setelah pelaksanaan shalat Jum’at akan digelar demo besar-besaran -yang mereka menyebutnya dengan "Jum’at Kemarahan"- dari beberapa masjid dan militer juga sudah bersiap untuk membubarkan para pendemo itu.
Koordinator Biro Press PPI Dunia
Mustaqim Effendi
buka : http://www.republika.co.id/berita/komunitas/perhimpunan-pelajar-indonesia/13/08/18/mrqfp7-kabar-dari-mahasiswa-indonesia-di-mesir
Situasi politik dan keamanan Mesir paska pembubaran paksa demonstran pendukung Dr. Mohammed Morsi pada hari Rabu (14/8) semakin memanas. Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di seluruh dunia, terus bergerak dan bekerja melalui koordinasi para Ketua PPI se-Dunia untuk mengumpulkan dana guna membantu korban yang terus bertambah akibat konflik di Mesir.
PPI Dunia terus berkomunikasi dengan pelajar dan mahasiswa Indonesia yang berada langsung di tempat konflik. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga semangat kawan-kawan di sana, sekaligus sebagai penyambung berita dari mereka kepada kawan-kawan PPI di seluruh dunia dan masyarakat Indonesia.
Berikut informasi dari Mesir yang kami kutip langsung dari mantan Ketua Wihdah PPMI Mesir tahun 2012-2013 Sdri. Nurul Chasanah yang juga mahasiswi tingkat akhir di Universitas Al-Azhar.
- Pemeritah Mesir yang memberlakukan jam malam sejak 14 Agustus 2013, untuk tidak keluar rumah pada pukul 19:00 hingga pukul 06:00.
- Hari ini (Jum'at, 16/8/2013) akan berlaku demonstrasi besar-besaran di Kairo, bermula di 28 masjid dan berkumpul di Medan Ramsis. Perhimpunan yang sama bakal berlaku di seluruh provinsi di Mesir. Demonstrasi ini bertujuan untuk memecahkan kepungan kudeta kepada Rakyat Mesir.
- KBRI Kairo telah melarang keras kepada warga Indonesia di Mesir, untuk tidak ikut campur dalam politik dalam negeri Mesir baik secara verbal, tulisan di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan situs jejaring lainnya, maupun tindakan seperti ikut gerakan demonstrasi tertentu.
- Kami sebagai mahasiswa asing tetap menjaga ketenangan dan tetap meningkatkan kewaspadaan serta keamanan diri di kediaman dan lingkungan masing-masing, serta mempererat kekompakan dan koordinasi dengan sesama Warga Negara Indonesia.
- Mahasiswa Indonesia di Mesir masih dalam keadaan aman di apartemen masing-masing. Namun perlu menyiapkan bahan kebutuhan pokok untuk selama 2 minggu ke depan, karena beberapa toko tutup, dan beberapa penjual bahan makanan tak kunjung pulang.
- Konflik di Mesir telah meresahkan mahasiswa, karena jadwal ujian untuk program S2 yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2013 terpaksa diundur dan belum ditetapkan kembali waktunya. Juga untuk mahasiswa program S1 yang mana nilai hasil ujian seharusnya turun pada pertengahan bulan Ramadhan, namun sampai saat ini hanya beberapa fakultas saja.
- Juga terhambatnya program-program PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) di Mesir, yaitu Pemilu Raya (pemilihan presiden dan wakil presiden PPMI) dan Laporan Pertanggung Jawaban PPMI periode 2012-2013 yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Agustus, harus diundur sampai kondisi Mesir kembali stabil.
Sementara itu, berita senada juga kami dapatkan dari mahasiswa Indonesia lain di Mesir saat ini. Bahwa, setelah pelaksanaan shalat Jum’at akan digelar demo besar-besaran -yang mereka menyebutnya dengan "Jum’at Kemarahan"- dari beberapa masjid dan militer juga sudah bersiap untuk membubarkan para pendemo itu.
Koordinator Biro Press PPI Dunia
Mustaqim Effendi
buka : http://www.republika.co.id/berita/komunitas/perhimpunan-pelajar-indonesia/13/08/18/mrqfp7-kabar-dari-mahasiswa-indonesia-di-mesir
Selasa, 30 Juli 2013
[ about me ]
PROFIL :
Nama : Nurul Chasanah
Panggilan : Nurul
TTL : Kampar, 1 Januari 1989
Pendidikan : Fak. Ushuluddin, Jurusan Aqidah wa Falsafah (al-Azhar )
Suku : Jawa
Alamat (Indonesia) : Jln poros desa Seresam, RT 10/RW 03, kec. Seberida, kab.Indragiri Hulu, Riau
Alamat (Mesir) : H-8, Nasr City, Cairo, Egypt
No HP : +201152933836
Email : n_roel@yahoo.co.id
Situs Web : nroel.blogspot.com
nurulchasanah.wordpress.com
nurulchasanah.blogdetik.com
Motto Hidup : Sebesar keinsyafanmu sebesar itu pula keberuntunganmu
Cita-Cita : menjadi Ibu Rumah Tangga yg baik
Hobby : Mencoba-coba ^^
Makanan & Minuman Favorit : Tumis buncis & Lemon tea
Hal-hal yang disukai : Kreatif dan berimajinasi
Hal-hal yang dibenci : obat dan jamu (yang pahit pahit)
Tokoh idola : 'Aisyah Radhiallahu anha
Penyakit yg diderita : Asam Urat (?)
KELUARGA :
Ayah : Purwadi
Pekerjaan : Wirausaha
Ibu : Mulyati
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Saudara (kakak) : 1. Rohmini (menikah)
2. Sunu Aris (menikah)
3. Sukaisih (menikah)
4. Sururiah (menikah)
5. Ana Sukanda (menikah)
JENJANG PENDIDIKAN :
SD N 010 Tapung Riau (1994-2000)
SLTP N 02 Seberida Riau (2000-2003)
KMI Gontor Putri 1 (2003-2007)
ISID (Institut Study Islam Darussalam) Gontor (2007-2008)
al-Azhar University (2009-sekarang)
PRESTASI :
- Juara 1 Umum SD N 010 Tapung Riau (1997)
- Juara 1 Umum SLTP N 02 Seberida Riau (2000)
- Juara 1 PA (Pidato Akbar) bhs Indonesia Gontor Putri 1 (2003)
- Juara 1 Umum LPG/Tpi Gontor Putri 1 (2004)
- Juara 1 Penegak LP3 Widoderen Jawa Timur (2004)
- Juara 1 Umum Jambore Raimuna nasional pondok Alumni (2005)
- Juara 1 MTQ "Gebyar Ramadhan" IKPM cab. Kairo (2009 & 2011)
- Peserta Terbaik "Sekolah Menulis Informatika" Mesir (2009)
- Peserta Simposium Internasional PPI Dunia New Delhi India (2012)
- Peserta Simposium Internasional PPI kawasan Timteng & Afrika (2013)
PENGALAMAN ORGANISASI :
- Bendahara OSIS SLP N 02 Seberida Riau (2002)
- Anggota JMK (Jam'iah al-Khitobah ) (2003)
- Sie Latihan DKK (Dewan Kerja Koordinator) Gerakan Pramuka (2004)
- Ketua II Kontingen Edelweis Jambore Daerah Malang Jawa Timur (2004)
- Ketua Umum Kontingen Edelweis Jambore Raimuna Nasional (2005)
- Ketua Rayon Indonesia 4 Gontor Putri 1 (2005)
- Ketua II Koordinator Gerakan Pramuka Gontor Putri 1 (2006)
- Tim Mediator Kelas 6 Gontor Putri 1 (2007)
- Mabikori Gontor Putri 1 (2007)
- Reporter Buletin Informatika Kairo (2009)
- Dewan Pengurus bag. Keilmuan Senat Ushuluddin Kairo (2010)
- Dewan Pengurus Bag. Keilmuan IKPM cab. Kairo (2010)
- Kru Majalah "Afkar" PCINU Kairo (2010)
- Koordinator Kajian SSC (Salsabila Study Club) Kairo (2011)
- Anggota kajian MAF (Madrasah Aqidah wa Falsafah) Kairo (2011)
- Ketua Keputrian IKPM cab.Kairo (2011)
- Katua WIHDAH-PPMI Mesir (2012-2013)
- Depertemen Keilmuan IDE (Indonesian Diaspora at Egypt) (2013)
Senin, 17 Juni 2013
Selasa, 26 Maret 2013
Pemimpin Idealis ?
Pemimpin merupakan figur sentral yang dapat mempersatukan kelompok-kelompok untuk dapat saling berinteraksi dan mengadakan kerjasama untuk mencapai tujuan organisasi. dengan kemampuan yang dimilikinya, maka dengan mudah mengkolaborasikan keunggulan seseorang atau beberapa individu dalam suatu kelompok untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Melalui organisasi, tiap individu dilatih dan dituntut untuk mampu mengolah diri dengan benar, baik secara naluriah maupun fitrah, sehingga lahir menjadi pribadi yang memiliki integritas. Organisasi juga mengasah dan melatih hidup berjama’ah atau bekerjasama dengan orang lain dalam mencapai tujuan tertentu.
Selama ini, kedudukan wanita dalam organisasi bersifat mengerucut. Kebanyakan wanita hanya menduduki posisi entry level dalam organisasi. Semakin tinggi posisi dalam organisasi, semakin sedikit pula wanita yang mendudukinya. Sangat sedikit sekali sosok wanita yang mendapatkan kesempatan untuk mendaki keposisi puncak organisasi dan menjadi sukses.
WIHDAH-PPMI merupakan sarana yang tepat bagi mahasiswi Indonesia di Mesir untuk mengembangkan potensinya dalam berorganisasi. Pada dasarnya, seorang wanita memiliki sifat-sifat dasar untuk sukses sebagai pemimpin, karena mereka cenderung lebih sabar, memiliki empati, dan multitasking mampu mengerjakan beberapa hal sekaligus. wanita juga memiliki bakat untuk menjalin networking dan melakukan negosiasi.
untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif bagi organisasi, bukan karena maskulinitas atau femininitasmya, melainkan kapasitasnya untuk memimpin, bersikap aktif, mengambil berbagai inisiatif untuk mengembangkan potensi, dan yang terpenting adalah memiliki komitmen terhadap pekerjaannya.
Sudah menjadi keharusan seorang muslimah untuk mengoptimalkan perannya. Sebagaimana pula wanita memiliki peran tanggung jawab khusus, yaitu sebagai pendidik dan pemberi kontribusi kebaikan sosial. Bercermin pada suri tauladan terdahulu Ummul Mu’minin, dimana wanita ikut andil dalam memberikan kontribusi, peran dan tanggung jawab, juga ikut berlomba meraih kebaikan.
Kecendrungan seorang wanita dalam kepemimpinannya adalah dengan menekankan pada hubungan dan keakraban, dengan begitu akan memberdayakan segenap anggotanya, serta meningkatkan struktur organis. Sedangkan pemimpin yang menekankan pada status dan kemandirian cenderung mengadopsi struktur hirarkis dan perintah. Padahal organisasi sekarang sering dituntut untuk memberdayakan seluruh anggota secara nyata dalam rangka mewujudkan pelayanan yang berkualitas secara total.
Potensi dasar yang harus dipenuhi seorang wanita sebagai pemimpin yang efektif, dan dapat membawa pada pencapaian efektivitas organisasi adalah pemimpin memiliki ciri-ciri pribadi tertentu. Yaitu dengan meliputi: kecakapan yang tinggi, kepekaan pada variasi situasi, inisiatif, kepercayaan diri, dan kepribadian yang baik.
Kepemimpinan ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan kepada seseorang untuk memberikan komando atau arahan kepada orang-orang yang telah memberikan kepercayaan untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan harapan akan lebih baik dibandingkan dari kepemimpinan sebelumnya.
Dipenghujung catatan ini, kami sangat optimis dengan kepengurusan WIHDAH mendatang, dengan bekal yang lebih dari cukup, pengalaman yang luas, serta dapat mengambil pelajaran berharga dari kepengurusan sekarang. kami yakin ditangan sosok muslimah yang lebih baik, insyallah WIHDAH bisa maju lagi, amin...
*tulisan ini dimuat pada buletin SPA 2013
Senin, 30 Juli 2012
Ramadhan Mubarak
” Setiap amalan manusia adalah untuknya , kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-KU, dan Aku yang akan membalasnya (HR. Ahmad dan Muslim)”
Bulan ramadhan merupakan bulan istimewa, bulan penuh berkah, dan segala amal baik umat-Nya didunia akan dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Semangat untuk menjalankan ibadah puasa, mampu membentuk karakter untuk memperbanyak amal kebajikan maupun amal ibadah spiritual dalam diri. Selain itu, bulan puasa merupakan bulan yang dapat digunakan untuk membuat mental menjadi tetap konsisten dan istiqomah dalam sebelas bulan berikutnya.
Puasa menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari, dengan disertai niat ibadah kepada Allah SWT, dengan mengharapkan ridho-Nya juga meningkatkan Taqwa kepada-Nya. dengan memahami sejuta hikmah dalam bulan Ramadhan, kita akan menikmati amalan amalan bulan Ramadhan dengan kekhusyukan dan penghayatan.
Momentum Ramadhan yang penuh dengan amalan, dari pagi hingga malam hari, mau tidak mau, suka tidak suka, akan membuat seseorang untuk istiqomah dalam hari hari selanjutnya.
Puasa juga merupakan kewajiban yang konkrit sebagai pembina suatu kebersamaan dan kasih sayang antar sesama, dimana seluruh orang islam akan merasakan lapar, haus, kenyang, dan suluitnya menahan emosi dan amarah diri. Puasa dalam satu bulan, seharusnya dapat membawa dampak positif berupa rasa solidaritas dan kepedulian antar saudara, rasa kemanusiaan yang mendalam atas penderitaan sesama manusia. Perasaan sama-sama lapar, haus, kesabaran yang lebih, dan kesucian fikiran juga kata-kata, mampu membuat manusia memiliki rasa kebersamaan dalam masyarakat, dan menghasilkan cinta kasih sayang antar sesame, tanpa memandang latar belakang, warna kulit, dan agama.
Bulan suci ramadhan adalah bulan riyadhah (latihan) untuk meningkatkan ketaatan pada Allah SWT. Bila berhasil, kelak di penghujung bulan Ramadhan kita benar-benar bisa disebut muttaqin (orang yang bertakwa), yakni orang yang senantiasa melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
Namun, apapun yang diperbuat dibulan puasa ini, semua semata-mata hanya untuk meraih keridhoan-Nya, Oleh karenanya, apa yang sampai kepada Allah tidak lain adalah niat yang tulus dalam menjalankannya, bukan penampilan lahiriah atau materi peribadatan yang dilakukan.
Islam mengajarkan pada kita semua untuk optimal atau ihsan dalam menjalankan ibadah, tak terkecuali ibadah di bulan Ramadhan. Dalam sabda Rasulullah SAW: ” Betapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan sesuatupun, kecuali rasa lapar.Dan, betapa banyak orang yang shalat malam, namun tidak mendapatkan sesuatupun, kecuali begadang”( HR.Ibnu Majah)
Ini artinya , hendaklah hari hari puasa kita penuh kehati hatian, menjaga lisan, pandangan dan anggota badan lainnya dari kemaksiatan.Sungguh berat, namun dalam training selama 30 hari terus menerus, selayaknyalah jika kita mampu meneruskan segala amalan amalan ihsan di hari hari selanjutnya setelah Ramadhan usai, bahkan menjadi branding sebagai umat muslim dalam setiap amalannya.
Mari, kita mulai dengan ketulusan hati untuk mendapatkan berkahnya di bulan suci ramadhan tahun ini, diikuti dengan kesungguhan dalam mengisinya, bahkan hingga saat Syawal menjelang. Agar kita dapat menuai kegembiraan yang dijanjikan-Nya. Rasulullah SAW berkata :” Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka (buka puasa dan Idhul Fitri) dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb nya “.(HR.Buchori dan Muslim).
Wallahu A’lam bishawab…
Bulan ramadhan merupakan bulan istimewa, bulan penuh berkah, dan segala amal baik umat-Nya didunia akan dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Semangat untuk menjalankan ibadah puasa, mampu membentuk karakter untuk memperbanyak amal kebajikan maupun amal ibadah spiritual dalam diri. Selain itu, bulan puasa merupakan bulan yang dapat digunakan untuk membuat mental menjadi tetap konsisten dan istiqomah dalam sebelas bulan berikutnya.
Puasa menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari, dengan disertai niat ibadah kepada Allah SWT, dengan mengharapkan ridho-Nya juga meningkatkan Taqwa kepada-Nya. dengan memahami sejuta hikmah dalam bulan Ramadhan, kita akan menikmati amalan amalan bulan Ramadhan dengan kekhusyukan dan penghayatan.
Momentum Ramadhan yang penuh dengan amalan, dari pagi hingga malam hari, mau tidak mau, suka tidak suka, akan membuat seseorang untuk istiqomah dalam hari hari selanjutnya.
Puasa juga merupakan kewajiban yang konkrit sebagai pembina suatu kebersamaan dan kasih sayang antar sesama, dimana seluruh orang islam akan merasakan lapar, haus, kenyang, dan suluitnya menahan emosi dan amarah diri. Puasa dalam satu bulan, seharusnya dapat membawa dampak positif berupa rasa solidaritas dan kepedulian antar saudara, rasa kemanusiaan yang mendalam atas penderitaan sesama manusia. Perasaan sama-sama lapar, haus, kesabaran yang lebih, dan kesucian fikiran juga kata-kata, mampu membuat manusia memiliki rasa kebersamaan dalam masyarakat, dan menghasilkan cinta kasih sayang antar sesame, tanpa memandang latar belakang, warna kulit, dan agama.
Bulan suci ramadhan adalah bulan riyadhah (latihan) untuk meningkatkan ketaatan pada Allah SWT. Bila berhasil, kelak di penghujung bulan Ramadhan kita benar-benar bisa disebut muttaqin (orang yang bertakwa), yakni orang yang senantiasa melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
Namun, apapun yang diperbuat dibulan puasa ini, semua semata-mata hanya untuk meraih keridhoan-Nya, Oleh karenanya, apa yang sampai kepada Allah tidak lain adalah niat yang tulus dalam menjalankannya, bukan penampilan lahiriah atau materi peribadatan yang dilakukan.
Islam mengajarkan pada kita semua untuk optimal atau ihsan dalam menjalankan ibadah, tak terkecuali ibadah di bulan Ramadhan. Dalam sabda Rasulullah SAW: ” Betapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan sesuatupun, kecuali rasa lapar.Dan, betapa banyak orang yang shalat malam, namun tidak mendapatkan sesuatupun, kecuali begadang”( HR.Ibnu Majah)
Ini artinya , hendaklah hari hari puasa kita penuh kehati hatian, menjaga lisan, pandangan dan anggota badan lainnya dari kemaksiatan.Sungguh berat, namun dalam training selama 30 hari terus menerus, selayaknyalah jika kita mampu meneruskan segala amalan amalan ihsan di hari hari selanjutnya setelah Ramadhan usai, bahkan menjadi branding sebagai umat muslim dalam setiap amalannya.
Mari, kita mulai dengan ketulusan hati untuk mendapatkan berkahnya di bulan suci ramadhan tahun ini, diikuti dengan kesungguhan dalam mengisinya, bahkan hingga saat Syawal menjelang. Agar kita dapat menuai kegembiraan yang dijanjikan-Nya. Rasulullah SAW berkata :” Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka (buka puasa dan Idhul Fitri) dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb nya “.(HR.Buchori dan Muslim).
Wallahu A’lam bishawab…
Jumat, 22 Juni 2012
Happy Birthday Mas aan..... ^_^,.
nyoba ngintip aaah...
"STATUS-STATUS" di fb tahun lalu :
19 Februari 2011
" barakallahu lakuma wa baroka 'alaikuma
wa jama'a bainakuma fi khoir "
kaka' q cayank. selamat menempuh hidup baru
mudah2an menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warrahmah.
amin...
23 Juni 2011
waktu trs silih b'ganti,
kini pun datang episode kehidupanmu yg baru.
tak ada hadiah istimewa yg bisa ku persembahkan untukmu kaka'ku
hanyalah ada do'a dalam diamku.
"ya allah,,berkatilah jalan hidup mas aan sekeluarga"
mudah2an p'jalanan hidupnya penuh berkah,,, amin
23 november 2011
mas aan... mabruk,,^_^,.
Alhmdlh puji syukur hanya untuk-Mu ya Rabb..
Nikmat Tuhan-mu yang manakah yg kamu dustakan?
kini engkau telah menjadi seorang ayah.
Doaku kan selalu menyertaimu wahai kakakku.
semoga dengan langkah awal yang baik ini.
merupakan nilai ibadah tuk menjaga amanah terbesar dari-Nya.
dear my new niece...^^
mudah2an menjadi anak yang sholihah, pun baik perangainya,
amin....
--------------- ***** ----------------
“Sepucuk surat untuk mas aan”
Dear.. Mas aan ^^
Masih Inget nggak ?
Dulu semasa kecil lebih banyak perang dari pada damainya,
apa pun itu jenis barangnya, dari yang kecil ampe yang gedee. kalo nggak rebutan dulu, belum afdhal namanya.
jadi kalo mas aan senjatanya sapu lantai, aku bawanya sapu lidi. hohooho :))
Masih Inget nggak ?
tiap kali aku mau ikut main bareng, pasti nggak boleh.
alasannya mas aan gengsi ama kawan2nya kalo bawa adik'nya.
huuufh.. GEMEZZ !!!
blom tau dia, pdahal adik'e ini manizz hahaha :D
Masih Inget nggak ?
Semasa SD (mas aan kelas 6 aku kelas 3), aku nggak kan pernah bisa meraih JUARA UMUM di sekolah, selama mas aan masih ada batang hidungnya disana.
naah setelah beliau GO dari SD itu,
hm... baru aku bisa naek pangkat.
huuufh.. OK OK kalo memang ini adalah bukti mas aan lebih hebat dari aku :p
# kalau lembaran-lembaran itu aku tuliskan semua disini.
sepertinya akan jadi NOVEL yang langsung di Musiumkan,
soale g' da yang mau beli. haha parah :D :D
Namun Kini Q sudah dewasa ^^ :
Mas aan...
seorang yang bijaksana pun selalu tenang,
Tempatku mengadu melampiaskan semua keluh kesahku,
Tempatku berbagi disaat suka maupun duka,
lagi dengan tenang menjadi pendengar setiaa.
ya,, dialah seorang kakak, teman, juga ayah.
Kakak yang selalu melindungi,
teman untuk saling berbagi,
ayah yang menjadi panutan dalam keluarganya.
Sempat terlintas rasa sedih yang mendalam,
ketika dia telah menemukan teman hidupnya,
lantas perhatiannya untukku akan terbagi,
terlebih setelah datangnya sosok bayi luchu buah hatinya :))
hm,,, namun aku bisa fahami semua itu,
Hanya fikiranku saja yang sangat dangkal
untuk selalu ingin perhatian yang lebih..
#mulai deh manjanya keluar :(
Yaa.. akulah orang yeng beruntung,
mempunyai kakak baru (kakak ipar) yang baik,
mempunyai keponakan yang luchunyaaa bukan main ^_^,.
Aku tentu senang melihat keluarga mas aan bahagia.
LOVE U all.... so much :*
-------- ### --------
# ini ada hadiah buat mas aan
poko'e harus di buka yaaa !!!! ^^
1. Birukan angka dibawah, atau di blok sampai semuanya jadi membiru angkanya,
2. Tekan CTRL+F
3. lalu tekan 9 atau angka 6, terserah,
4. dan Tekan CTRL+enter, tapi biasanya langsung da perubahan yang signifikan tanpa menekan tombol enter.
Harus SUKA,, !!
soale udah "NYINGKUK NJLIMET NJELEPUT" bikinnya hehe :))
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9699699669966669666696996999966669696666966666969969666999669969969
9699696996969969699696996999969969696996999699969969699696996969969
9666696666966669666699669999966669696666999699966669699696666996699
9699696996969999699999669999969969696969999699969969699696996996699
9699696996969999699999669999969969696996999699969969699696996996699
9699696996969999699999669999966669696996999699969969666996996996699
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9699969966996666999999966999669969996999999999999999969999999969999
9669669699696999999999699696996966996999999999999999696999999696999
9696969666696666999999666696666969696999999999999999999999999999999
9699969699699996999999699696996969966999999999999999999966669999999
9699969699699996999999699696996969996999999999999999999999999999999
9699969699696666999999699696996969996996969696969696999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999

Walaaaah... Senyumeeee ^_^,.
----##------
"STATUS-STATUS" di fb tahun lalu :
19 Februari 2011
" barakallahu lakuma wa baroka 'alaikuma
wa jama'a bainakuma fi khoir "
kaka' q cayank. selamat menempuh hidup baru
mudah2an menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warrahmah.
amin...
23 Juni 2011
waktu trs silih b'ganti,
kini pun datang episode kehidupanmu yg baru.
tak ada hadiah istimewa yg bisa ku persembahkan untukmu kaka'ku
hanyalah ada do'a dalam diamku.
"ya allah,,berkatilah jalan hidup mas aan sekeluarga"
mudah2an p'jalanan hidupnya penuh berkah,,, amin
23 november 2011
mas aan... mabruk,,^_^,.
Alhmdlh puji syukur hanya untuk-Mu ya Rabb..
Nikmat Tuhan-mu yang manakah yg kamu dustakan?
kini engkau telah menjadi seorang ayah.
Doaku kan selalu menyertaimu wahai kakakku.
semoga dengan langkah awal yang baik ini.
merupakan nilai ibadah tuk menjaga amanah terbesar dari-Nya.
dear my new niece...^^
mudah2an menjadi anak yang sholihah, pun baik perangainya,
amin....
--------------- ***** ----------------
“Sepucuk surat untuk mas aan”
Dear.. Mas aan ^^
Masih Inget nggak ?
Dulu semasa kecil lebih banyak perang dari pada damainya,
apa pun itu jenis barangnya, dari yang kecil ampe yang gedee. kalo nggak rebutan dulu, belum afdhal namanya.
jadi kalo mas aan senjatanya sapu lantai, aku bawanya sapu lidi. hohooho :))
Masih Inget nggak ?
tiap kali aku mau ikut main bareng, pasti nggak boleh.
alasannya mas aan gengsi ama kawan2nya kalo bawa adik'nya.
huuufh.. GEMEZZ !!!
blom tau dia, pdahal adik'e ini manizz hahaha :D
Masih Inget nggak ?
Semasa SD (mas aan kelas 6 aku kelas 3), aku nggak kan pernah bisa meraih JUARA UMUM di sekolah, selama mas aan masih ada batang hidungnya disana.
naah setelah beliau GO dari SD itu,
hm... baru aku bisa naek pangkat.
huuufh.. OK OK kalo memang ini adalah bukti mas aan lebih hebat dari aku :p
# kalau lembaran-lembaran itu aku tuliskan semua disini.
sepertinya akan jadi NOVEL yang langsung di Musiumkan,
soale g' da yang mau beli. haha parah :D :D
Namun Kini Q sudah dewasa ^^ :
Mas aan...
seorang yang bijaksana pun selalu tenang,
Tempatku mengadu melampiaskan semua keluh kesahku,
Tempatku berbagi disaat suka maupun duka,
lagi dengan tenang menjadi pendengar setiaa.
ya,, dialah seorang kakak, teman, juga ayah.
Kakak yang selalu melindungi,
teman untuk saling berbagi,
ayah yang menjadi panutan dalam keluarganya.
Sempat terlintas rasa sedih yang mendalam,
ketika dia telah menemukan teman hidupnya,
lantas perhatiannya untukku akan terbagi,
terlebih setelah datangnya sosok bayi luchu buah hatinya :))
hm,,, namun aku bisa fahami semua itu,
Hanya fikiranku saja yang sangat dangkal
untuk selalu ingin perhatian yang lebih..
#mulai deh manjanya keluar :(
Yaa.. akulah orang yeng beruntung,
mempunyai kakak baru (kakak ipar) yang baik,
mempunyai keponakan yang luchunyaaa bukan main ^_^,.
Aku tentu senang melihat keluarga mas aan bahagia.
LOVE U all.... so much :*
-------- ### --------
# ini ada hadiah buat mas aan
poko'e harus di buka yaaa !!!! ^^
1. Birukan angka dibawah, atau di blok sampai semuanya jadi membiru angkanya,
2. Tekan CTRL+F
3. lalu tekan 9 atau angka 6, terserah,
4. dan Tekan CTRL+enter, tapi biasanya langsung da perubahan yang signifikan tanpa menekan tombol enter.
Harus SUKA,, !!
soale udah "NYINGKUK NJLIMET NJELEPUT" bikinnya hehe :))
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9699699669966669666696996999966669696666966666969969666999669969969
9699696996969969699696996999969969696996999699969969699696996969969
9666696666966669666699669999966669696666999699966669699696666996699
9699696996969999699999669999969969696969999699969969699696996996699
9699696996969999699999669999969969696996999699969969699696996996699
9699696996969999699999669999966669696996999699969969666996996996699
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9699969966996666999999966999669969996999999999999999969999999969999
9669669699696999999999699696996966996999999999999999696999999696999
9696969666696666999999666696666969696999999999999999999999999999999
9699969699699996999999699696996969966999999999999999999966669999999
9699969699699996999999699696996969996999999999999999999999999999999
9699969699696666999999699696996969996996969696969696999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999

Walaaaah... Senyumeeee ^_^,.
----##------
Kamis, 21 Juni 2012
Berperan Optimal Sebagai Muslimah
Pemberdayaan perempuan menjadi wacana yang hangat beberapa tahun terakhir ini. Terkait peran perempuan dalam realita kehidupan, tak dipungkiri, posisinya seringkali menjadi bahan perbincangan yang sarat controversial. Menyoal apa tujuan di balik isu pemberdayaan perempuan yang sering disuarakan oleh sebagian kalangan modern saat ini, Bagaimana Islam merespon wacana pemberdayaan perempuan yang ditujukan kepada kaum Muslim, Bagaimana pula cara Islam memberdayakan kaum Muslimah, Inilah alasan mendasar penulis untuk membahas tema ini lebih lanjut.
Dimasa silam, kedudukan perempuan teramat miris dan pilu. Keterbelengguan seringkali mengikat gerak lingkup mereka, bahkan dalam hak untuk bersuara sekalipun. Konon, kebencian bangsa yunani terhadap perempuan semakin mencuat, terlebih disaat posisinya disama ratakan dengan sejenis kotoran dan jelmaan syetan. Begitupula bangsa yahudi, yang mendoktrin perempuan sebagai budak sehingga bisa seenaknya untuk diperjual belikan. Dan lebih naifnya, pembunuhan bayi hidup-hidup, ternyata sudah menjadi tradisi lama bangsa Arab yang menganggap perempuan sebagai aib.
Namun, berbeda halnya dengan agama Islam, agama yang sejatinya rahmatan li-al-'Alamin, bergerak memayungi segala tindak-tanduk manusia yang tak berlandaskan keadilan. Islam tidak pernah merendahkan derajat perempuan, justru memperlakukan perempuan dengan sangat mulia dan memberikan kedudukan yang tinggi. Ini semua dapat kita lihat bahwa islam meninggikan derajat seorang ibu tiga tingkat dibandingkan ayah, menjanjikan syurga bagi istri sholihah, memberikan batasan untuk menikahi wanita cukup dengan empat saja, dan juga memberikan batas thalak cukup tiga, serta memberikan hak warisnya. Betapa mulianya hakikat perempuan dimata Islam.
Secara umum perempuan memiliki peran dan tanggung jawab amat besar dan penting dalam berbagai aspek kehidupannya; baik dalam kehidupan individu, keluarga, masyarakat sosial sebagai warga ditempat dirinya tinggal dan berdiam bersama diri keluarganya, dan Negara sebagai bagian dari anak bangsa, dan tempat dirinya dan keluarganya bernaung. Sebagaimana pula perempuan memiliki peran tanggung jawab khusus, yaitu sebagai pendidik dan pemberi kontribusi kebaikan sosial, yang tanpanya, kehidupan tidak akan berjalan semestinya. Sebab ia adalah pencetak generasi baru. Sekiranya di muka bumi ini hanya dihuni oleh laki-laki, kehidupan mungkin sudah terhenti beribu-ribu abad yang lalu. Oleh sebab itu, perempuan tidak bisa diremehkan dan diabaikan, karena dibalik semua keberhasilan dan kontinuitas kehidupan, di situ ada perempuan.
Sudah menjadi keharusan Seorang Muslimah Untuk Mengotimalkan Perannya. Sering dikatakan perempuan Muslimah saat ini belum berdaya. Syariat Islam dituduh menjadi penyebab ketidak berdayaan itu. Sebab syariat Islam menetapkan peran utama perempuan adalah sebagai umm wa rabbah al-bayt (ibu dan manejer rumah tangga), Dianggap tidak berdaya karena tidak menghasilkan sejumlah materi dan membuat perempuan tidak memiliki eksistensi publik (status sosial), Sehingga diremehkan oleh laki-laki.
Upaya pemberdayaan Muslimah itu sendiri hendaknyalah bagi kaum hawa melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah di amanahkan Allah SWT kepadanya secara optimal, baik di sektor domestic (rumah tangga) maupun publik. Kedua peran ini, jika dijalankan secara optimal sesuai dengan ketentuan Allah Swt dan Rasul-Nya, akan memberikan konstribusi yang sangat besar dalam memajukan kaum muslim meraih kejayaannya kembali.

Di zaman Rasulullah SAW kaum perempuan tidak ketinggalan memberikan kontribusi, peran dan tanggungjawab mereka, mereka ikut berlomba meraih kebaikan, meskipun mereka juga sibuk sebagai ibu rumah tangga. Mereka ikut belajar dan bertanya kepada Rasulullah SAW. Wanita yang paling setia kepada Rasulullah SAW adalah Khadijah yang telah berkorban dengan jiwa dan hartanya Kecemerlangan dalam berfikir dan kemampuan intelektualnya membawa bisnisnya berkembang sampai ke Yaman dan Syiria.
Kemudian Aisyah, perempuan cerdas luar biasa. Dia laksana lautan dalam ilmu dan taqwa. menjadi rujukan para shahabat yang bertanya tentang ilmu setelah wafatnya Rasulullah SAW. Guru dari generasi terbaik sepanjang masa, yang muridnya tersebar ke seluruh penjuru dunia. Bahkan, ada pendapat ulama yang mengatakan, seandainya ilmu seluruh wanita dikumpulkan dibanding ilmu Aisyah, maka ilmu Aisyah akan lebih banyak. Begitulah Rasulullah SAW memuji Aisyah.
Sosok perempuan yang menjadi panutan juga adalah seorang delegasi Islam ke luar negeri, bersama suaminya ia turut menjelajah dunia. Kemampuannya berdiplomasi bahkan pada pemimpin negara. Dialah Ummu Salamah yang pada akhirnya juga menjadi istri Rasulullah SAW. Juga ada Khansa yang merelakan empat anaknya mati syahid. Ia berkata, “Alhamdulillah yang telah menjadikan anak-anakku mati syahid.
Menyinggung soal peran perempuan, sosok Cleopatra yang tercatat dalam sejarah dan terlanjur menjadi legenda, kontribusinya terhadap Negara Mesir sangatlah luar biasa. Terlepas dari sisi kehidupannya yang negatif, Cleopatra adalah perempuan tegar lagi amat pintar. Pujangga Romawi Cicero mengakui, Cleopatra adalah wanita terpelajar yang masih langka pada zamannya. Pengamatan Cicero membuktikan, wanita ini tidak pernah mau melakukan sesuatu tanpa mempelajarinya terlebih dahulu. Bahkan Al-Masudi, sejarawan Arab, mengatakan Cleopatra banyak mengarang buku-buku pengetahuan. Ini tidak mustahil, mengingat catatan sejarah di tangan Plutarch menyebutkan wanita ini menguasai tujuh bahasa.
Jika kita fahami, banyak dari kaum hawa yang mempunyai peran besar dan tanggung jawab, mereka tidak pernah berhenti memberikan kontribusi dari apa yang mereka memiliki. Berupaya agar bermanfaat untuk orang banyak. Sebagaimana yang ditulis dalam qoidah furu’ fiqh Syafi’iyah “ma kana aktsaru fi’lan, kana aktsaru fadhlan.”
Perempuan bagaikan mutira yang sangat mahal harganya, terlebih apabila mutira itu tidak pernah tersentuh, itulah bak wanita shalihah yang pastinya dinantikan oleh penjuru dunia. Syurga dibawah telapak kaki kaum ibu. Sekiranya kaum ibu baik, maka baiklah negaranya, tapi sekira- nya kaum ibu rusak, rusaklah negaranya.
Ada seorang perempuan bernama Asma binti Sakan bertanya kepada Rasulullah SAW. “Ya Rasulullah SAW, engkau diutus Allah SWT kepada kaum pria dan wanita, tapi mengapa banyak ajaran syariat lebih banyak untuk kaum pria? Kami pun ingin seperti mereka. Kaum pria diwajibkan shalat Jum’at, sedangkan kami tidak; mereka mengantar jenazah, sementara kami tidak; mereka diwajibkan berjihad, sedangkan kami tidak. Bahkan, kami mengurusi rumah, harta, dan anak mereka. Kami ingin seperti mereka. Maka, Rasulullah SAW menoleh kepada sahabatnya sambil berkata, “Tidak pernah aku mendapat pertanyaan sebaik pertanyaan wanita ini. Wahai Asma, sampaikan kepada seluruh wanita di belakangmu, jika kalian berbakti kepada suami kalian dan bertanggung jawab dalam keluarga kalian, maka kalian akan mendapatkan pahala yang diperoleh kaum pria tadi.” (HR Ibnu Abdil Bar).
Sebagai sosok perempuan hendaknya kita meneladani wanita Anshar yang tidak malu bertanya tentang masalah agama, meneladani para sahabiyah yang bahkan meminta kepada RasulullahSAW untuk diberikan kesempatan di hari tertentu khusus untuk mengajarkan mereka. Sehingga, akan bermunculan kembali Aisyah-Aisyah yang mempunyai pemahaman yang luas dan mendalam tentang agamanya, dan memunculankan kembali Khansa-Khansa yang mencetak para syuhada.
Sungguh, muslimah adalah sosok dengan banyak peran. Peran sebagai individu, anak, istri, ibu, pelajar, pekerja, aktivis, pengusaha, dan aktivitas sosial lain ditengah masyarakat. Para shahabiyah mengajarkan kepada kita untuk berkiprah mengoptimalkan kapasitas diri juga menjaga kelancaran urusan rumah tangga, dan tentu saja mendidik anak-anak menjadi generasi gemilang kebanggaan umat. Wallahu a’lam bishawab
Dimasa silam, kedudukan perempuan teramat miris dan pilu. Keterbelengguan seringkali mengikat gerak lingkup mereka, bahkan dalam hak untuk bersuara sekalipun. Konon, kebencian bangsa yunani terhadap perempuan semakin mencuat, terlebih disaat posisinya disama ratakan dengan sejenis kotoran dan jelmaan syetan. Begitupula bangsa yahudi, yang mendoktrin perempuan sebagai budak sehingga bisa seenaknya untuk diperjual belikan. Dan lebih naifnya, pembunuhan bayi hidup-hidup, ternyata sudah menjadi tradisi lama bangsa Arab yang menganggap perempuan sebagai aib.
Namun, berbeda halnya dengan agama Islam, agama yang sejatinya rahmatan li-al-'Alamin, bergerak memayungi segala tindak-tanduk manusia yang tak berlandaskan keadilan. Islam tidak pernah merendahkan derajat perempuan, justru memperlakukan perempuan dengan sangat mulia dan memberikan kedudukan yang tinggi. Ini semua dapat kita lihat bahwa islam meninggikan derajat seorang ibu tiga tingkat dibandingkan ayah, menjanjikan syurga bagi istri sholihah, memberikan batasan untuk menikahi wanita cukup dengan empat saja, dan juga memberikan batas thalak cukup tiga, serta memberikan hak warisnya. Betapa mulianya hakikat perempuan dimata Islam.
Secara umum perempuan memiliki peran dan tanggung jawab amat besar dan penting dalam berbagai aspek kehidupannya; baik dalam kehidupan individu, keluarga, masyarakat sosial sebagai warga ditempat dirinya tinggal dan berdiam bersama diri keluarganya, dan Negara sebagai bagian dari anak bangsa, dan tempat dirinya dan keluarganya bernaung. Sebagaimana pula perempuan memiliki peran tanggung jawab khusus, yaitu sebagai pendidik dan pemberi kontribusi kebaikan sosial, yang tanpanya, kehidupan tidak akan berjalan semestinya. Sebab ia adalah pencetak generasi baru. Sekiranya di muka bumi ini hanya dihuni oleh laki-laki, kehidupan mungkin sudah terhenti beribu-ribu abad yang lalu. Oleh sebab itu, perempuan tidak bisa diremehkan dan diabaikan, karena dibalik semua keberhasilan dan kontinuitas kehidupan, di situ ada perempuan.
Sudah menjadi keharusan Seorang Muslimah Untuk Mengotimalkan Perannya. Sering dikatakan perempuan Muslimah saat ini belum berdaya. Syariat Islam dituduh menjadi penyebab ketidak berdayaan itu. Sebab syariat Islam menetapkan peran utama perempuan adalah sebagai umm wa rabbah al-bayt (ibu dan manejer rumah tangga), Dianggap tidak berdaya karena tidak menghasilkan sejumlah materi dan membuat perempuan tidak memiliki eksistensi publik (status sosial), Sehingga diremehkan oleh laki-laki.
Upaya pemberdayaan Muslimah itu sendiri hendaknyalah bagi kaum hawa melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah di amanahkan Allah SWT kepadanya secara optimal, baik di sektor domestic (rumah tangga) maupun publik. Kedua peran ini, jika dijalankan secara optimal sesuai dengan ketentuan Allah Swt dan Rasul-Nya, akan memberikan konstribusi yang sangat besar dalam memajukan kaum muslim meraih kejayaannya kembali.

Di zaman Rasulullah SAW kaum perempuan tidak ketinggalan memberikan kontribusi, peran dan tanggungjawab mereka, mereka ikut berlomba meraih kebaikan, meskipun mereka juga sibuk sebagai ibu rumah tangga. Mereka ikut belajar dan bertanya kepada Rasulullah SAW. Wanita yang paling setia kepada Rasulullah SAW adalah Khadijah yang telah berkorban dengan jiwa dan hartanya Kecemerlangan dalam berfikir dan kemampuan intelektualnya membawa bisnisnya berkembang sampai ke Yaman dan Syiria.
Kemudian Aisyah, perempuan cerdas luar biasa. Dia laksana lautan dalam ilmu dan taqwa. menjadi rujukan para shahabat yang bertanya tentang ilmu setelah wafatnya Rasulullah SAW. Guru dari generasi terbaik sepanjang masa, yang muridnya tersebar ke seluruh penjuru dunia. Bahkan, ada pendapat ulama yang mengatakan, seandainya ilmu seluruh wanita dikumpulkan dibanding ilmu Aisyah, maka ilmu Aisyah akan lebih banyak. Begitulah Rasulullah SAW memuji Aisyah.
Sosok perempuan yang menjadi panutan juga adalah seorang delegasi Islam ke luar negeri, bersama suaminya ia turut menjelajah dunia. Kemampuannya berdiplomasi bahkan pada pemimpin negara. Dialah Ummu Salamah yang pada akhirnya juga menjadi istri Rasulullah SAW. Juga ada Khansa yang merelakan empat anaknya mati syahid. Ia berkata, “Alhamdulillah yang telah menjadikan anak-anakku mati syahid.
Menyinggung soal peran perempuan, sosok Cleopatra yang tercatat dalam sejarah dan terlanjur menjadi legenda, kontribusinya terhadap Negara Mesir sangatlah luar biasa. Terlepas dari sisi kehidupannya yang negatif, Cleopatra adalah perempuan tegar lagi amat pintar. Pujangga Romawi Cicero mengakui, Cleopatra adalah wanita terpelajar yang masih langka pada zamannya. Pengamatan Cicero membuktikan, wanita ini tidak pernah mau melakukan sesuatu tanpa mempelajarinya terlebih dahulu. Bahkan Al-Masudi, sejarawan Arab, mengatakan Cleopatra banyak mengarang buku-buku pengetahuan. Ini tidak mustahil, mengingat catatan sejarah di tangan Plutarch menyebutkan wanita ini menguasai tujuh bahasa.
Jika kita fahami, banyak dari kaum hawa yang mempunyai peran besar dan tanggung jawab, mereka tidak pernah berhenti memberikan kontribusi dari apa yang mereka memiliki. Berupaya agar bermanfaat untuk orang banyak. Sebagaimana yang ditulis dalam qoidah furu’ fiqh Syafi’iyah “ma kana aktsaru fi’lan, kana aktsaru fadhlan.”
Perempuan bagaikan mutira yang sangat mahal harganya, terlebih apabila mutira itu tidak pernah tersentuh, itulah bak wanita shalihah yang pastinya dinantikan oleh penjuru dunia. Syurga dibawah telapak kaki kaum ibu. Sekiranya kaum ibu baik, maka baiklah negaranya, tapi sekira- nya kaum ibu rusak, rusaklah negaranya.
Ada seorang perempuan bernama Asma binti Sakan bertanya kepada Rasulullah SAW. “Ya Rasulullah SAW, engkau diutus Allah SWT kepada kaum pria dan wanita, tapi mengapa banyak ajaran syariat lebih banyak untuk kaum pria? Kami pun ingin seperti mereka. Kaum pria diwajibkan shalat Jum’at, sedangkan kami tidak; mereka mengantar jenazah, sementara kami tidak; mereka diwajibkan berjihad, sedangkan kami tidak. Bahkan, kami mengurusi rumah, harta, dan anak mereka. Kami ingin seperti mereka. Maka, Rasulullah SAW menoleh kepada sahabatnya sambil berkata, “Tidak pernah aku mendapat pertanyaan sebaik pertanyaan wanita ini. Wahai Asma, sampaikan kepada seluruh wanita di belakangmu, jika kalian berbakti kepada suami kalian dan bertanggung jawab dalam keluarga kalian, maka kalian akan mendapatkan pahala yang diperoleh kaum pria tadi.” (HR Ibnu Abdil Bar).
Sebagai sosok perempuan hendaknya kita meneladani wanita Anshar yang tidak malu bertanya tentang masalah agama, meneladani para sahabiyah yang bahkan meminta kepada RasulullahSAW untuk diberikan kesempatan di hari tertentu khusus untuk mengajarkan mereka. Sehingga, akan bermunculan kembali Aisyah-Aisyah yang mempunyai pemahaman yang luas dan mendalam tentang agamanya, dan memunculankan kembali Khansa-Khansa yang mencetak para syuhada.
Sungguh, muslimah adalah sosok dengan banyak peran. Peran sebagai individu, anak, istri, ibu, pelajar, pekerja, aktivis, pengusaha, dan aktivitas sosial lain ditengah masyarakat. Para shahabiyah mengajarkan kepada kita untuk berkiprah mengoptimalkan kapasitas diri juga menjaga kelancaran urusan rumah tangga, dan tentu saja mendidik anak-anak menjadi generasi gemilang kebanggaan umat. Wallahu a’lam bishawab
Selasa, 12 Juni 2012
"Oh...Ilmu Nafsi"
“La Haula wa la Quwwata illa billah….” Tersentak ku terbangun dengan sedikit gagap.
bagaimana tidak, kulihat untaian angka pada jam menunjukkan pukul 02:12 CLT, yang seharusnya bilangan itu adalah batas untuk aku mulai memejamkan mata, Ya Allah.. ampunilah hamba yang lengah ini.
Tiba-tiba saja, bola mataku langsung tertuju pada buku yang kenyataannya masih terbuka, memang posisi buku itu agaknya sedikit berbeda. hm… ternyata tadi malam, dibawah alam sadar, aku tertidur meninggalkan dirinya tanpa pamit terlebih dahulu. maafkan aku kawan, sebelum selesai kita bercengkrama, aku sudah say good bay. Ku coba kerutkan dahi, kenapa yang terbuka masih pada bab 3, Ya Karim… masih banyak yang harus aku selasaikan membacanya.
ku coba sedikit mengingat-ingat, hm.. ya ya tadi malam, terakhir aku melihat jam, tepat pukul 22:35 CLT aku masih membaca awal bab 3, namun setelah itu… wallahu a’lam ntah bagaimana tiba-tiba saja aku terbangun sudah pukul 02:12 CLT.
bergegas aku beranjak dari tempat tidur, untuk segera bermunajat pada-Nya. selesai sholat, kupandang kembali lembaran demi lembaran buku ini,
hm.. sedikit ku berfikir, diktat kuliah dalam jurusanku inilah satu-satunya buku yang paling tipis dibanding dengan yang lainnya, karena ini hanya berjumlah 97 halaman saja. Namun, kenapa begitu sulit untuk ku menaklukkan mu ??
entah kenapa tiba-tiba mata ini lalu tertuju pada kalender , yang kutulis dengan motif sederhana , hanya saja yang menarik di sana, ya tepatnya di angka 12 (hari ini) tertempel disana tulisan yang menakutkan menurutku yaitu “ILMU NAFSI”.pelajaran inilah yang kian menggerogoti ubun-ubunku selama ini, dengan bahasa lain pelajaran “ilmu psikologi” or biasa disebut “ilmu kejiwaan”.
detik demi detik berlalu.. terngiang-ngiang di telingaku. “Rul… hati-hati dengan pelajaran ilmu nafsi, tahun kemarin banyak yang nggak lulus di mata pelajaran itu” terdengar lagi bisikan “Dukturah Nawal memang agak sedikit sulit memberikan nilai pada murid-muridnya” lalu ada lagi “Ilmu nafsi pelajaran paling sulit di jurusan aqidah wa falsafah” de el el..
Astaghfirullah,,, tiba-tiba saja tubuh ini bergetar,terasa tidak ada penyangga lagi, rasa bimbang, cemas, gundah, sedih,,, membaur ntah bagaimana jadinya.
Alhamdulilah,, dengan kehadiran massage dari orang tua menghadirkan hembusan kekuatan yang langsung menyusup dalam rongga jiwa, merekalah kekuatan ku Ya Rabb.
“pak, bu.. doakan anakmu ini, moga diberikan kemudahan dalam ujian ini..” batinku, seraya membuka lembaran demi lembaran halaman.

Kumandang Azan subuh, memecahkan heningnya fajar, pun kian mencekik ku, seakan waktu begitu cepat berjalan, bagaimana aku bisa menuntaskan ini semua dalam waktu sesingkat ini..
Munajatku pada-Mu Ya Rahman Ya rahiim…
berikanlah hamba kesabaran dan keikhlasan dalam menyelusuri ilmu-ilmu-Mu.
hanya sampai disini usaha yang mampu hamba lakukan,
masih jauh dari kesempurnaan.
Hamba pasrahkan semuanya hanya pada-Mu Ya Allah.
“Nurul… hiduplah untuk OPTIMIS.. !!!” hati ini sekilas memberikanku support untuk memotivasi diri.
“masuklah keruangan ujian nanti dengan hati yang tenang, mengerjakan soal-soal ujian dengan hati yang tenang, Insyllah keluar dari ruang ujian dengan hati yang tenang pula” lagi-lagi hati mulai menuntunku untuk menenangkan hati.
Bismillah Tawakkaltu ‘ala Allah…. “Ya Rabb, tenangkan hati hamba…”
…..
bagaimana tidak, kulihat untaian angka pada jam menunjukkan pukul 02:12 CLT, yang seharusnya bilangan itu adalah batas untuk aku mulai memejamkan mata, Ya Allah.. ampunilah hamba yang lengah ini.
Tiba-tiba saja, bola mataku langsung tertuju pada buku yang kenyataannya masih terbuka, memang posisi buku itu agaknya sedikit berbeda. hm… ternyata tadi malam, dibawah alam sadar, aku tertidur meninggalkan dirinya tanpa pamit terlebih dahulu. maafkan aku kawan, sebelum selesai kita bercengkrama, aku sudah say good bay. Ku coba kerutkan dahi, kenapa yang terbuka masih pada bab 3, Ya Karim… masih banyak yang harus aku selasaikan membacanya.
ku coba sedikit mengingat-ingat, hm.. ya ya tadi malam, terakhir aku melihat jam, tepat pukul 22:35 CLT aku masih membaca awal bab 3, namun setelah itu… wallahu a’lam ntah bagaimana tiba-tiba saja aku terbangun sudah pukul 02:12 CLT.
bergegas aku beranjak dari tempat tidur, untuk segera bermunajat pada-Nya. selesai sholat, kupandang kembali lembaran demi lembaran buku ini,
hm.. sedikit ku berfikir, diktat kuliah dalam jurusanku inilah satu-satunya buku yang paling tipis dibanding dengan yang lainnya, karena ini hanya berjumlah 97 halaman saja. Namun, kenapa begitu sulit untuk ku menaklukkan mu ??
entah kenapa tiba-tiba mata ini lalu tertuju pada kalender , yang kutulis dengan motif sederhana , hanya saja yang menarik di sana, ya tepatnya di angka 12 (hari ini) tertempel disana tulisan yang menakutkan menurutku yaitu “ILMU NAFSI”.pelajaran inilah yang kian menggerogoti ubun-ubunku selama ini, dengan bahasa lain pelajaran “ilmu psikologi” or biasa disebut “ilmu kejiwaan”.
detik demi detik berlalu.. terngiang-ngiang di telingaku. “Rul… hati-hati dengan pelajaran ilmu nafsi, tahun kemarin banyak yang nggak lulus di mata pelajaran itu” terdengar lagi bisikan “Dukturah Nawal memang agak sedikit sulit memberikan nilai pada murid-muridnya” lalu ada lagi “Ilmu nafsi pelajaran paling sulit di jurusan aqidah wa falsafah” de el el..
Astaghfirullah,,, tiba-tiba saja tubuh ini bergetar,terasa tidak ada penyangga lagi, rasa bimbang, cemas, gundah, sedih,,, membaur ntah bagaimana jadinya.
Alhamdulilah,, dengan kehadiran massage dari orang tua menghadirkan hembusan kekuatan yang langsung menyusup dalam rongga jiwa, merekalah kekuatan ku Ya Rabb.
“pak, bu.. doakan anakmu ini, moga diberikan kemudahan dalam ujian ini..” batinku, seraya membuka lembaran demi lembaran halaman.

Kumandang Azan subuh, memecahkan heningnya fajar, pun kian mencekik ku, seakan waktu begitu cepat berjalan, bagaimana aku bisa menuntaskan ini semua dalam waktu sesingkat ini..
Munajatku pada-Mu Ya Rahman Ya rahiim…
berikanlah hamba kesabaran dan keikhlasan dalam menyelusuri ilmu-ilmu-Mu.
hanya sampai disini usaha yang mampu hamba lakukan,
masih jauh dari kesempurnaan.
Hamba pasrahkan semuanya hanya pada-Mu Ya Allah.
“Nurul… hiduplah untuk OPTIMIS.. !!!” hati ini sekilas memberikanku support untuk memotivasi diri.
“masuklah keruangan ujian nanti dengan hati yang tenang, mengerjakan soal-soal ujian dengan hati yang tenang, Insyllah keluar dari ruang ujian dengan hati yang tenang pula” lagi-lagi hati mulai menuntunku untuk menenangkan hati.
Bismillah Tawakkaltu ‘ala Allah…. “Ya Rabb, tenangkan hati hamba…”
…..
Sabtu, 04 Februari 2012
"Ujian Q Term 1 "
Alhamdulilah Ya Rabb..
sesuatu yang tertanam di fikiran ini,, terasa luluh. Bahkan nyaris “sirna”.
Semua hal yang selama ini aku anggap beban, dan itu terasa berton-ton beratnya.. (mendramatisir bgd ya^^).
Dan kini usai sudah ujian term 1, masa kuliahku tingkat 3 di al-Azhar University.
Sayang rasanya, detik-detik waktu dalam mencari sebuah ilmu hilang begitu saja, tanpa ada hal yang membekas dari sebuah arti jerih payah. akan ku coba menulis secuil pengetahuan, yang tak sengaja kudapatkan di term ini. dan kenyataanya itu adalah hal yang baru bagiku.
1] Akhlaq Falsafi (Dukturah Alaa’)
Akhlaq..?? awalnya aku sendiripun bingung, kenapa pelajaran akhlaq muncul dalam jurusanku?? Hmm akhirnya aku mulai mencoba mengerti, dengan adanya paparan dukturah Alaa’ yang begitu memukau. Beliau salah seorang dosen Favoritku dikampus.^^
Dalam pelajaran ini, menguak permasalah akhlak seorang manusia sebagai makhluk ciptaan Allah Swt. Namun dalam dalam jurusanku ini “akhlak Manusia” dibidik dari sudut pandang kaum mu’tazilah, asy’ari, dan sufisme.
ư Kaum mu’tazilah (orang-orang yang memprioritaskan akal) mereka beranggapan bahwa “Akhlak manusia” dalam artian baik buruk sifat manusia, bisa ditinjau dari “akal”, tanpa ada hukum syar’i yang dapat membatasi (baca: mengatur) sikap manusia. Ketika seorang manusia beranggapan perbuatan itu baik maka akan baik, dan jika buruk maka akan buruk.
ư Kaum Asy’ari (orang-orang yang berpegang pada nash) mereka pempunyai keyakinan, bahwa manusia adalah sosok makhluk yang lemah (baca: perlu dibimbing). Dengan itu, adanya wahyu dari Allah Swt untuk menjadi sebuah pedoman bagi manusia, dalam mengatur baik buruknya sikap manusia. Dalam artian baik atau buruknya suatu pekerjaan itu kembali pada nash bukan pada akal manusia.
ư Kaum Sufisme (orang-orang yang mengutamakan hati nurani atau perasaan) mereka beranggapan bahwa “akhlak Manusia” hanya dapat ditinjau dari “Dzauq” atau disebut dengan hati. Suatu pekerjaan manusia baik dan buruknya sikap manusia dinilai dari hatinya. Contohnya saja “SHOLAT” mereka mengertikan sholat bukan hanya sekedar mengerjakan syarat dan rukunnya saja. Namun mengerjakannya dengan hati dan niat yang ikhlas, khusyuk tuk tawajjuh menghadap Allah Swt, serta meninggalkan segala kesenangan duniawi.
2] Milal wa nihal (Dukturah Suhair)
hmm,, pelajaran ini adalah kelanjutan pelajaran “al-Adyan” di pondok dulu, kupelajari dikelas 5 yang diajarkan oleh usth Afifah. Dan kini Dukturah Suhair mengupas lebih luas pembahasan didalamnya, karena dikelasku murid hanya berjumlah 3 shaf saja, beliau lebih memilih metode belajar dengan diskusi. Bahkan setiap individu harus mengeluarkan argumennya. Menurutku ini sangat unik, karena metode kuliah di al-Azhar mayoritas memakai cara “Talaqqi”. Anehnya lagi Dukturah Milal wa nihal ini tidak mencetak buku muqoror, jadi hasil diskusi itulah yang dikemas menjadi sebuah buku. Pelajaran ini membahas seputar “Yahudi & Nasrani” dan tak luput mauqif “Islam” didalamnya.
ư Yahudi : adalah kaum yang ternyata turun-temurun dari pada Nabi Ibrahim As (tak ayal jika Nabi Ibrahim dijuluki sebagai Abu al-Anbiya’) karena banyak dari keturunan Beliau yang menjadi nabi, dengan keturunannya Ishaq dan Ismail. Hingga Nabi Isa As dan Nabi Muhammad Saw sekalipun.
Mnurut sejarah, Kaum Yahudi ini dapat dinisbatkan pada Ibarni, Bani Israil, Yahudi, dan Zionis, dan pada kalam akhir, lebih cendrungnya tertuju pada “Bani Israil”. Hakikatnya Mereka adalah orang taat beragama, namun dengan adanya perkembangan zaman kaum ini ingkar kepada Allah Swt. Hingga diutuslah Nabi Ya’qub As, Yusuf As, Musa As, Daud As, dan Sulaiman As, pada kaum ini.
ư Nasrani : adalah kaum yang mempunyai keyakinan bahwa Isa As adalah Tuhan. Bahkan mereka juga mempunyai kepercayaan “trinitas” yaitu Tuhan bapa, Tuhan anak, dan roh al-Kudus. Mereka juga berangapan bahwa setiap umat manusia mempunyai dosa, karena kesalahan yang turun temurun dari nenek moyang yaitu Nabi Adam As memakan buah khuldi. Menurut sejarah kaum ini sangat mengagungkan Nabi Isa As, dengan itu Orang-orang Nasrani berkeyakinan dengan menyalib al-Masih ( Isa As) tuk menebus dosa seluruh manusia. Karena orang yang harus dikorbankan adalah orang yang suci. Sedangkan menurut Islam sendiri yang mereka salib bukanlah nabi Isa As, dan sejatinya Nabi Isa As berda’wah pada Tauhid Allah Swt.
3] Tafsir Maudu’i (Dukturah Maryam)
Beliau adalah ahli Tafsir dan Ulum al-Quran, sempat mengajarku juga syubhat haula al-Qur’an di tingkat 2. Ketika mengajar tak lepas dari kata-kata “ya bunaya”… hmm begitulah ciri khas beliau dalam mengajar. Dalam pelajaran Tafsir Maudu’i disuguhkannya banyak dalil dari ayat Qur’aniyah terkait dengan maudu’ yang dibahas. kali ini hanya membahas 4 bab yaitu: Jihad, Adil, Sidiq, dan Tauhid.
ư Jihad : Dalam bab ini, membahasa seputar jihad fie sabilillah. Kenyataannya Jihad banyak macamnya. Bagaimana cara kita berjihad menentang orang-orang kafir, jihad melawan hawa nafsu, Jihad melawan syetan, juga Jihad melawan Musuh Islam.
ư Adil : Adil dsini banyak juga banyak macamnya, Contohnya saja Adil dalam hukum, bersikap adil antar anak, dan adil ketika beristri lebih dari 1 ^_^,. De eL eL…>>
ư Sidiq : Islam menganjurkan pada umatnya untuk bertutur kata yang baik, serta merta jujur dalam berbicara. Dalam bab ini banyak menyuguhkan ayat-ayat Qur’an yang menjelaskan pentingnya sifat Sidiq, dan di tamtsil kan pada para Nabi yang di Utus Allah Swt mereka mempunyai sifat sidiq.
ư Tauhid : Kalimah tauhid adalah kalimah awal dan akhir. Dalam artian pertama kita masuk agama Islam membaca dua kalimah Syahadat, didalamnya mengucapkan “La Ilaha Illa Allah”, juga ketika kita mengakhiri hayat ini dengan membaca kalimah tauhid tersebut. Maka Allah Swt menjanjikan Syurga bagi umatnya yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Jannah adalah hakikat tempat Istirahat yang abadi.
4] Wasail Tabligh al-Da’wah wa Asalibuha (Duktur Ahmad)
Sebagai mahasiswa Azhary, sudah selayaknya alumni al-Azhar tuk berdakwah di lingkungan sekitarnya. Hal ini yang mendorong azhar dalam diktat kuliahnya tuk mempelajari metode berdakwah yang baik.
ư Wasail al-Da’wah : Wasail dsini mungkin bisa diartikan “perantara”. Dakwah yang baik bisa dilakukan dimasjid, dapat juga memelaui kalam (perkataan) atau berupa tulisan. Pedoman yang tak bisa dialihkan yaitu dengan al-Quran al-karim dan sunnah al-Nabawiyah.
ư Asalaib al-Da’wah : Asalib tentunya berbeda dengan Wasail. Dikatakan Asalib berasal dari kata Uslub atau “metode”. Dalam berdakwah metode yang dipakai yaitu dengan hikmah (perkataan yang baik), al-mau’idzoh (peringatan), al-Jadal (namun dengan menentang secara baik), al-Qisah (yaitu berupa hikayah atau cerita), serta al-Qasam (sumpah).
5] Hadits maudu’i (Dukturah Saidah)
Dalam pelajaran Tafsir Maudu’i menyuguhkan semua dalil dari ayat Quraniyah, sama halnya dalam hadits maudu’I, disini membahas banyak hadits nabawi yang berkaitan dengan maudu’ atau tema.
ư Nikah : Dalam bab nikah ini, banyak hadits yang menjelaskan bagaimana nikah menurut kaum jahiliyyah, juga menjelaskan pernikahan yang fasid. Serta merta penjelasan hukum thalaq, ‘iddah, rujuk, de eL eL…
ư Jual beli : banyaknya hadits yang memaparkan hukum jual beli, Islam sendiri menyariatkan “jual beli” untuk memudahkan umatnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Juga dijelaskan bagaimana adab jual beli yang baik, serta tidak diperbolehkannya Riba.
ư budak : Mungkin masalah perbudakan tidak lagi ada di zaman sekarang. Namun ini benar-benar ada dizaman Rasulullah Saw. Hingga munculnya hukum bagaimana memperlakukan budak dengan baik, dan tidak bertindak sewenang-wenang. Karena mereka juga seorang manusia. Islam telah memberikan hak mereka dengan bijak.
6] Mantiq Hadits (Duktur Abdu al-Salam)
Dibangku Ushuluddin tingkat 1 dan tingkat 2 telah dipelajari Mantiq Qadim. Dan sekarang tingkat 3 jurusanku memngkhususkan tuk mempelajari Mantiq Hadits. Yang mana itu adalah kelanjutan dari Mantiq Qadim. Duktur Abdu al-Salam beliau adalah Duktur yang sangat baik budinya, karena beliau tidak pernah mempersulit murid-muridnya dalam belajar ^_^,. Tapi sayang beliau tidak pernah mamasuki kelas kami, karena tempatnya dilantai tiga. dengan usianya yang sudah lanjut, Duktur yang baik ini tidak bisa menempuh tangga yang tinggi, namun dengan senang hati, kami semua yang turun dan mencari kelas yang kosong, demi menyerap ilmu langsung dari penyampaian beliau.
belajar Mantiq hadits, tentunya tak lepas dari pembahasan “Istiqra”.
Istiqra’ adalah penarikan kesimpulan umum berdasarkan karekteristik satuan-satuannya. Istiqra’ dibagi menjadi 2 macam: Istiqra’ tam dan Istiqra’ naqis.
ư Istiqra’ Tam : yaitu jika kesimpulannya didasarkan atas kesamaaan karekteristik semua satuannya, atau disebut dengan “Induksi Sempurna”.
biasanya ditemukan dalam penelitian Ilmu-ilmu kealamian yang karakreristik objek-objeknya yang diteliti bersifat konstan.
ư Istiqra’ Naqis : Dinamakan juga dengan Istiqra’ Masyhur yaitu jika didasarkan atas kesamaan (Naqis) karakteristik mayoritas. Disebut dengan “Induksi tidak sempurna”
Sering ditemukan dalam kajian ilmu-ilmu sosial, termasuk ilmu-ilmu agama.
“Wallahu a’lam bishawab”
Jadi ingat dengan sebuah kalimat “Semakin banyak hal yang kita baca, semakin kita tahu betapa bodohnya kita”. Karena ternyata masih banyak hal yang belum kita ketahui.
Terkhusus untuk semua Duktur dan Dukturah yang telah sudi menyalurkan ilmu-ilmumu,
Hanya bisa kuhadiahkan “al-Fatihah” untukmu
Semoga ilmu yang kami pelajari membawa berkah kelak, dan bermanfaat untuk diri sendiri khususnya dan untuk umat umumnya. Amin ya Rabbal alamin..
sesuatu yang tertanam di fikiran ini,, terasa luluh. Bahkan nyaris “sirna”.
Semua hal yang selama ini aku anggap beban, dan itu terasa berton-ton beratnya.. (mendramatisir bgd ya^^).
Dan kini usai sudah ujian term 1, masa kuliahku tingkat 3 di al-Azhar University.
Sayang rasanya, detik-detik waktu dalam mencari sebuah ilmu hilang begitu saja, tanpa ada hal yang membekas dari sebuah arti jerih payah. akan ku coba menulis secuil pengetahuan, yang tak sengaja kudapatkan di term ini. dan kenyataanya itu adalah hal yang baru bagiku.
1] Akhlaq Falsafi (Dukturah Alaa’)
Akhlaq..?? awalnya aku sendiripun bingung, kenapa pelajaran akhlaq muncul dalam jurusanku?? Hmm akhirnya aku mulai mencoba mengerti, dengan adanya paparan dukturah Alaa’ yang begitu memukau. Beliau salah seorang dosen Favoritku dikampus.^^
Dalam pelajaran ini, menguak permasalah akhlak seorang manusia sebagai makhluk ciptaan Allah Swt. Namun dalam dalam jurusanku ini “akhlak Manusia” dibidik dari sudut pandang kaum mu’tazilah, asy’ari, dan sufisme.
ư Kaum mu’tazilah (orang-orang yang memprioritaskan akal) mereka beranggapan bahwa “Akhlak manusia” dalam artian baik buruk sifat manusia, bisa ditinjau dari “akal”, tanpa ada hukum syar’i yang dapat membatasi (baca: mengatur) sikap manusia. Ketika seorang manusia beranggapan perbuatan itu baik maka akan baik, dan jika buruk maka akan buruk.
ư Kaum Asy’ari (orang-orang yang berpegang pada nash) mereka pempunyai keyakinan, bahwa manusia adalah sosok makhluk yang lemah (baca: perlu dibimbing). Dengan itu, adanya wahyu dari Allah Swt untuk menjadi sebuah pedoman bagi manusia, dalam mengatur baik buruknya sikap manusia. Dalam artian baik atau buruknya suatu pekerjaan itu kembali pada nash bukan pada akal manusia.
ư Kaum Sufisme (orang-orang yang mengutamakan hati nurani atau perasaan) mereka beranggapan bahwa “akhlak Manusia” hanya dapat ditinjau dari “Dzauq” atau disebut dengan hati. Suatu pekerjaan manusia baik dan buruknya sikap manusia dinilai dari hatinya. Contohnya saja “SHOLAT” mereka mengertikan sholat bukan hanya sekedar mengerjakan syarat dan rukunnya saja. Namun mengerjakannya dengan hati dan niat yang ikhlas, khusyuk tuk tawajjuh menghadap Allah Swt, serta meninggalkan segala kesenangan duniawi.
2] Milal wa nihal (Dukturah Suhair)
hmm,, pelajaran ini adalah kelanjutan pelajaran “al-Adyan” di pondok dulu, kupelajari dikelas 5 yang diajarkan oleh usth Afifah. Dan kini Dukturah Suhair mengupas lebih luas pembahasan didalamnya, karena dikelasku murid hanya berjumlah 3 shaf saja, beliau lebih memilih metode belajar dengan diskusi. Bahkan setiap individu harus mengeluarkan argumennya. Menurutku ini sangat unik, karena metode kuliah di al-Azhar mayoritas memakai cara “Talaqqi”. Anehnya lagi Dukturah Milal wa nihal ini tidak mencetak buku muqoror, jadi hasil diskusi itulah yang dikemas menjadi sebuah buku. Pelajaran ini membahas seputar “Yahudi & Nasrani” dan tak luput mauqif “Islam” didalamnya.
ư Yahudi : adalah kaum yang ternyata turun-temurun dari pada Nabi Ibrahim As (tak ayal jika Nabi Ibrahim dijuluki sebagai Abu al-Anbiya’) karena banyak dari keturunan Beliau yang menjadi nabi, dengan keturunannya Ishaq dan Ismail. Hingga Nabi Isa As dan Nabi Muhammad Saw sekalipun.
Mnurut sejarah, Kaum Yahudi ini dapat dinisbatkan pada Ibarni, Bani Israil, Yahudi, dan Zionis, dan pada kalam akhir, lebih cendrungnya tertuju pada “Bani Israil”. Hakikatnya Mereka adalah orang taat beragama, namun dengan adanya perkembangan zaman kaum ini ingkar kepada Allah Swt. Hingga diutuslah Nabi Ya’qub As, Yusuf As, Musa As, Daud As, dan Sulaiman As, pada kaum ini.
ư Nasrani : adalah kaum yang mempunyai keyakinan bahwa Isa As adalah Tuhan. Bahkan mereka juga mempunyai kepercayaan “trinitas” yaitu Tuhan bapa, Tuhan anak, dan roh al-Kudus. Mereka juga berangapan bahwa setiap umat manusia mempunyai dosa, karena kesalahan yang turun temurun dari nenek moyang yaitu Nabi Adam As memakan buah khuldi. Menurut sejarah kaum ini sangat mengagungkan Nabi Isa As, dengan itu Orang-orang Nasrani berkeyakinan dengan menyalib al-Masih ( Isa As) tuk menebus dosa seluruh manusia. Karena orang yang harus dikorbankan adalah orang yang suci. Sedangkan menurut Islam sendiri yang mereka salib bukanlah nabi Isa As, dan sejatinya Nabi Isa As berda’wah pada Tauhid Allah Swt.
3] Tafsir Maudu’i (Dukturah Maryam)
Beliau adalah ahli Tafsir dan Ulum al-Quran, sempat mengajarku juga syubhat haula al-Qur’an di tingkat 2. Ketika mengajar tak lepas dari kata-kata “ya bunaya”… hmm begitulah ciri khas beliau dalam mengajar. Dalam pelajaran Tafsir Maudu’i disuguhkannya banyak dalil dari ayat Qur’aniyah terkait dengan maudu’ yang dibahas. kali ini hanya membahas 4 bab yaitu: Jihad, Adil, Sidiq, dan Tauhid.
ư Jihad : Dalam bab ini, membahasa seputar jihad fie sabilillah. Kenyataannya Jihad banyak macamnya. Bagaimana cara kita berjihad menentang orang-orang kafir, jihad melawan hawa nafsu, Jihad melawan syetan, juga Jihad melawan Musuh Islam.
ư Adil : Adil dsini banyak juga banyak macamnya, Contohnya saja Adil dalam hukum, bersikap adil antar anak, dan adil ketika beristri lebih dari 1 ^_^,. De eL eL…>>
ư Sidiq : Islam menganjurkan pada umatnya untuk bertutur kata yang baik, serta merta jujur dalam berbicara. Dalam bab ini banyak menyuguhkan ayat-ayat Qur’an yang menjelaskan pentingnya sifat Sidiq, dan di tamtsil kan pada para Nabi yang di Utus Allah Swt mereka mempunyai sifat sidiq.
ư Tauhid : Kalimah tauhid adalah kalimah awal dan akhir. Dalam artian pertama kita masuk agama Islam membaca dua kalimah Syahadat, didalamnya mengucapkan “La Ilaha Illa Allah”, juga ketika kita mengakhiri hayat ini dengan membaca kalimah tauhid tersebut. Maka Allah Swt menjanjikan Syurga bagi umatnya yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Jannah adalah hakikat tempat Istirahat yang abadi.
4] Wasail Tabligh al-Da’wah wa Asalibuha (Duktur Ahmad)
Sebagai mahasiswa Azhary, sudah selayaknya alumni al-Azhar tuk berdakwah di lingkungan sekitarnya. Hal ini yang mendorong azhar dalam diktat kuliahnya tuk mempelajari metode berdakwah yang baik.
ư Wasail al-Da’wah : Wasail dsini mungkin bisa diartikan “perantara”. Dakwah yang baik bisa dilakukan dimasjid, dapat juga memelaui kalam (perkataan) atau berupa tulisan. Pedoman yang tak bisa dialihkan yaitu dengan al-Quran al-karim dan sunnah al-Nabawiyah.
ư Asalaib al-Da’wah : Asalib tentunya berbeda dengan Wasail. Dikatakan Asalib berasal dari kata Uslub atau “metode”. Dalam berdakwah metode yang dipakai yaitu dengan hikmah (perkataan yang baik), al-mau’idzoh (peringatan), al-Jadal (namun dengan menentang secara baik), al-Qisah (yaitu berupa hikayah atau cerita), serta al-Qasam (sumpah).
5] Hadits maudu’i (Dukturah Saidah)
Dalam pelajaran Tafsir Maudu’i menyuguhkan semua dalil dari ayat Quraniyah, sama halnya dalam hadits maudu’I, disini membahas banyak hadits nabawi yang berkaitan dengan maudu’ atau tema.
ư Nikah : Dalam bab nikah ini, banyak hadits yang menjelaskan bagaimana nikah menurut kaum jahiliyyah, juga menjelaskan pernikahan yang fasid. Serta merta penjelasan hukum thalaq, ‘iddah, rujuk, de eL eL…
ư Jual beli : banyaknya hadits yang memaparkan hukum jual beli, Islam sendiri menyariatkan “jual beli” untuk memudahkan umatnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Juga dijelaskan bagaimana adab jual beli yang baik, serta tidak diperbolehkannya Riba.
ư budak : Mungkin masalah perbudakan tidak lagi ada di zaman sekarang. Namun ini benar-benar ada dizaman Rasulullah Saw. Hingga munculnya hukum bagaimana memperlakukan budak dengan baik, dan tidak bertindak sewenang-wenang. Karena mereka juga seorang manusia. Islam telah memberikan hak mereka dengan bijak.
6] Mantiq Hadits (Duktur Abdu al-Salam)
Dibangku Ushuluddin tingkat 1 dan tingkat 2 telah dipelajari Mantiq Qadim. Dan sekarang tingkat 3 jurusanku memngkhususkan tuk mempelajari Mantiq Hadits. Yang mana itu adalah kelanjutan dari Mantiq Qadim. Duktur Abdu al-Salam beliau adalah Duktur yang sangat baik budinya, karena beliau tidak pernah mempersulit murid-muridnya dalam belajar ^_^,. Tapi sayang beliau tidak pernah mamasuki kelas kami, karena tempatnya dilantai tiga. dengan usianya yang sudah lanjut, Duktur yang baik ini tidak bisa menempuh tangga yang tinggi, namun dengan senang hati, kami semua yang turun dan mencari kelas yang kosong, demi menyerap ilmu langsung dari penyampaian beliau.
belajar Mantiq hadits, tentunya tak lepas dari pembahasan “Istiqra”.
Istiqra’ adalah penarikan kesimpulan umum berdasarkan karekteristik satuan-satuannya. Istiqra’ dibagi menjadi 2 macam: Istiqra’ tam dan Istiqra’ naqis.
ư Istiqra’ Tam : yaitu jika kesimpulannya didasarkan atas kesamaaan karekteristik semua satuannya, atau disebut dengan “Induksi Sempurna”.
biasanya ditemukan dalam penelitian Ilmu-ilmu kealamian yang karakreristik objek-objeknya yang diteliti bersifat konstan.
ư Istiqra’ Naqis : Dinamakan juga dengan Istiqra’ Masyhur yaitu jika didasarkan atas kesamaan (Naqis) karakteristik mayoritas. Disebut dengan “Induksi tidak sempurna”
Sering ditemukan dalam kajian ilmu-ilmu sosial, termasuk ilmu-ilmu agama.
“Wallahu a’lam bishawab”
Jadi ingat dengan sebuah kalimat “Semakin banyak hal yang kita baca, semakin kita tahu betapa bodohnya kita”. Karena ternyata masih banyak hal yang belum kita ketahui.
Terkhusus untuk semua Duktur dan Dukturah yang telah sudi menyalurkan ilmu-ilmumu,
Hanya bisa kuhadiahkan “al-Fatihah” untukmu
Semoga ilmu yang kami pelajari membawa berkah kelak, dan bermanfaat untuk diri sendiri khususnya dan untuk umat umumnya. Amin ya Rabbal alamin..
Minggu, 11 Desember 2011
"Senyum adik-adik Q (fie sabilillah)"
Rabu, 07 Desember 2011
Ibnu Rusyd
“Sosok rasionalis dan bukanlah seorang Free Thinker…” (Philip K. Hitti)
Prolog
Kehadirannya dalam sejarah intelektualisme islam signifikan baik bagi usaha mengurai benang kusut pemikiran maupun dalam menghidupkan kembali filsafat yang telah memasuki titik nadir. Hal terpenting dari kiprah Ibnu Rusyd dalam bidang ilmu pengetahuan adalah usahanya untuk menerjemahkan dan melengkapi karya-karya pemikir Yunani, terutama karya Aristoteles dan Plato, yang mempunyai pengaruh selama berabad-abad lamanya. Antara tahun 1169-1195 M.
Ibnu Rusyd banyak menulis komentar dan penjelasan terhadap karangan para filosof yunani khususnya Aristoteles baik dalam komentar singkat (al-jami’), sederhana (talkhis), ataupun komentar luas (tafsir), sehingga Ibnu Rusyd juga populer dengan sebutan ”al-Syarih al-Akbar / the great commentator”.
Analisanya telah mampu menghadirkan secara lengkap pemikiran Aristoteles. Ia pun melengkapi telaahnya dengan menggunakan komentar-komentar klasik dari Themisius, Alexander of Aphiordisius, al Farabi dengan Falasifah-nya, dan komentar Ibnu Sina. Komentarnya terhadap percobaan Aristoteles mengenai ilmu-ilmu alam, memperlihatkan kemampuan luar biasa dalam menghasilkan sebuah observasi.
Filosof muslim cordova ini dianggap sebagai pensyarah pertama yang paling berpengaruh di dataran Eropa. Banyak tokoh Eropa melakukan kajian terhadap karya-karya beliau dalam beberapa bahasa, seperti bahasa latin, dan bahasa Ibrani. Dimana pemikiran dan karya-karya Ibnu Rusyd ini sampai ke dunia Barat melalui Ernest Renan.
Bagaimana Ibnu Rusyd menguraikan lebih lanjut teori rasionalnya, inilah yang akan menjadi pokok masalah dalam tulisan berikut.
A. Logika ( pemikiran Ibnu Rusyd)
Dalam permasalahan logika satuan proposisi terkecil yakni “kata”. Kata menjadi penting karena merupakan unsur dalam membentuk pemikiran. Pada praktiknya kata dapat dilihat berdasarkan beberapa pengertian yakni positif (penegasan adanya sesuatu), negatif (tidak adanya sesuatu), universal (mengikat keseluruhan), partikular (mengikat keseluruhan tapi tak banyak), singular (mengikat sedikit/terbatas), konkret (menunjuk sebuah benda), abstrak (menunjuk sifat, keadaan, kegiatan yang terlepas dari objek tertentu), mutlak (dapat difahami sendiri tanpa hubungan dengan benda lain), relatif (dapat difahami sendiri jika ada hubungan dengan benda lain), bermakna/tak bermakna, dsb.
Logika sebagai teori penyimpulan, berlandaskan pada suatu konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata atau istilah, dan dapat diungkapkan dalam bentuk himpunan sehingga setiap konsep mempunyai himpunan, mempunyai keluasan. Dengan dasar himpunan karena semua unsur penalaran dalam logika pembuktiannya menggunakan diagram himpunan, dan ini merupakan pembuktian secara formal jika diungkapkan dengan diagram himpunan sah dan tepat karena sah dan tepat pula penalaran tersebut.
Pengertian ini tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa seseorang dengan sendirinya mampu menalar atau berpikir secara tepat hanya jika ia mempelajari logika. Namun , di lain pihak, harus juga diakui bahwa orang yang telah mempelajari logika (sudah memiliki pengetahuan mengenai metode-metode dan prinsip-prinsip berpikir), mempunyai kemungkinan lebih besar untuk berpikir secara tepat ketimbang orang yang sama sekali tidak pernah berkenalan dengan prinsip-prinsip dasar yang melandasi setiap kegiatan penalaran.
Dengan ini hendak dikatakan bahwa suatu studi yang tepat tentang logika tidak hanya memungkinkan seseorang untuk memperoleh pengetahuan mengenai metode-metode dan prinsip-prinsip berpikir tepat saja, melainkan juga membuat orang yang bersangkutan mampu berpikir sendiri secara tepat dan kemudian mampu untuk membedakan penalaran yang tepat dari penalaran yang tidak tepat.
Ibnu Rusyd berargumentasi bahwa di dalam al-Qur’an terdapat banyak ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk menggunakan akal untuk memahami segala yang wujud. Karena akal ini tidak lain daripada proses berfikir yang menggunakan metode logika analogi (qiyas al-‘aqli), maka metode yang terbaik menurut sang poinir rasionalis ini adalah metode demonstrasi (qiyas al-burhani). Sama seperti qiyas dalam ilmu Fiqh (qiyas al-fiqhi), yang digunakan untuk menyimpulkan ketentuan hukum. metode demonstrasi (qiyas al-burhan) digunakan untuk mamahami segala yang wujud (al-maujudat). Dari pemahaman tersebut merupakan asas bagi kesimpulan Ibn Rushd yang menyatakan bahwa para filosof memiliki otoritas untuk menta’wilkan al-Quran.
Berasaskan pada kemampuan akal manusia, Ibnu Rusyd membagi kedalam tiga kelompok: Pertama “kelompok ahli awam”, metode ilmu pngetahuan yang sesuai untuk ahli awam ini adalah khathabi (retoris), dengan begitu al-Quran tidak dapat di ta’wilkan, karena mereka hanya orang-orang yang memahami al-Quran secara tertulis. Kedua, “kelompok pendebat”, untuk para pengguna metode ilmu pengetahuan secara dialetik ini ta’wil juga sulit diterapkan. dan ketiga adalah “kelompok ahli hikmah (ahli fikir)”, merekalah orang-orang yang menggunakan metode burhani (demonstratif), sementara ta’wil secara tertulis dalam bentuk karya, hanya bisa diperuntukkan bagi kaum ahli hikmah ini.
B. Syari’ah dzahir dan batin
wahyu dibagi kedalam tiga bentuk makna yang terkandung didalamnya yaitu :
• Teks yang maknanya dapat difahami dengan tiga metode yang berbeda (metode retorik, dialektik dan demonstratif)
• Teks yang maknanya hanya dapat diketahui dengan metode demonstrasi. Makna yang terkandung dalam teks ini terdiri dari:
a) makna dzahir, yaitu teks yang mengandung simbol-simbol (amtsal) yang dibuat untuk menerangkan idea-idea yang dimaksud.
b) makna batin, yaitu teks yang mengandungi idea-idea itu sendiri dan hanya dapat difahami oleh yang disebut ahli al-burhan.
• Teks yang bersifat ambiguos antara dzahir dan batin. Klassifikasi teks wahyu ini juga merujuk kepada kemungkinan untuk dapat difahami dengan akal.
Maka itu ia memahami istilah “ta’wil” sebagai penafsiran dan penjelasan ucapan, ia tetap menekankan pada kesesuaiannya dengan makna dzahir dari lafadz ucapan itu. Dalam pandangannya perkataan dzahir yang dapat difahami dari lafadz bermacam-macam bentuknya, ada yang menurut konteksnya dan ada pula yang difahami sesuai dengan ikatan-ikatan yang ada didalamnya.
Untuk itu, Ibnu Rusyd menetapkan tiga syarat, agar ta’wil itu dapat diterima:
1) menjaga agar lafadz itu sesuai dengan makna yang terdapat dalam Bahasa Arab dan maksud al-syari’ serta tidak memahami dengan makna lain.
2) menjaga agar maknanya sesuai dengan yang dimaksudkan oleh pembicara dalam konteks lafaznya.
3) memperhatikan “mustawa al-ma’rifi” (tingkatan nalar dan pengetahuan) kepada siapa “ta’wil” itu dihadapkan.
Oleh itu kita tidak boleh menta’wilkan lafadz-lafadz al-Qur’an dengan sesuka hati tanpa mengkaji maksud yang sesungguhnya sesuai dengan konteks masing-masing lafadz.
C.Penciptaan alam
ayat-ayat Allah terbagi atas dua macam: yaitu ayat-ayat berupa Kitab Suci (qauliyah) dan yang Kedua adalah ayat-ayat berupa alam semesta sebagai ciptaan Allah (kauniyah). Menurut filsuf Muslim Ibn Rusyd, alam semesta justru merupakan ayat-ayat Allah yang pertama. Dikatakan demikian, karena sebelum Allah SWT menurunkan Kitab Taurat, Injil, dan al-Quran, Allah telah menciptakan alam jagat raya ini. Karena alam adalah ayat, maka sebagaimana sepotong firman adalah ayat, maka sejengkal alam juga ayat. Sebagai ayat, alam ini selalu bergerak memenuhi tujuan penciptaan. Karena itu, penelitian terhadap alam diduga kuat dapat mengantar manusia menemukan dan meyakini wujud Allah dan kuasa-Nya.
Sebagian pengkaji filsafat menilai bahwa Ibnu Rusyd memiliki dua pendapat tentang asal-usul alam. Kepada masyarakat awam, Ibnu Rusyd tidak berpendapat tentang Qadimnya alam, hanya sekedar mengemukakan teorinya tentang peciptaan alam, sedangkan dalm beberapa kitabnya untuk kajian filosofis, ia dengan tegas menguraikan argumentasi tentang keqidaman alam.
Walaupun demukian, pada hakikatnya Ibnu Rusyd melakukannya sekedar untuk menjaga keutuhan teorinya pada setiapkarya-karyanya. Yang dimaksud dengan Qadimya alam yaitu qadim hanya dari segi zaman, bukan dalam pengertian tidak memiliki ‘illah atau tidak diciptakan oleh Tuhan, dalam artian ia menolak pendapat bahwa materi adalah ‘illah bagi dirinya sendiri, sehingga tidak ada bedanya dengan dzat Tuhan.
Dalam penciptaan alam, sosok yang banyak dipengaruhi oleh madzhab Aristoteles ini menganut teori “Kausalitas” (hukum sebab akibat), dalam memahami alam harus dengan dalil-dalil tertentu agar dapat sampai pada hakikat dan eksistensi alam.
Para teolog dan Imam Ghazali dalam karya monumentalnya (Tahfut al-Falasifah), menyatakan bahwa alam hadits dan mempercayai bahwa Tuhan adalah pencipta sehingga Ia mengadakan sesuatu dari “tiada” (al-‘adam). Jika alam tidak bermula, maka alam tidak diciptakan sehingga Tuhan bukanlah maha pencipta.
Ibnu Rusyd dan para Filosof Islam mengatakan bahwa alam adalah qodim, namun dengan kata lain diciptakan dari yg ada dahulu, yang mungkin terjadi adalah “ada” (maujud) yang awal kemudian berubah menjadi “ada” (maujud) dalam bentuk lain. Hal ini ia perkuat dengan mengusung dalil dalam al-Quran:
Surat Hud : ayat 7 ; dikatakan secara garis besar, bahwa sebelum ada wujud langit dan bumi telah ada wujud lain, yaitu wujud air, yang diatasnya terdapat tahta kekuasaan Tuhan, ditegaskan lagi bahwa langit dan bumi diciptakan setelah air, tahta, dan masa.
Surat Fushilat : ayat 11 ; dikatakan bahwa Tuhan menciptakan 2 bumi dalam 2 masa menghiasi bumi dengan gunung dan diisi dengan berbagai macam makanan, kemudian Tuhan naik ke langit, yang masih merupakan uap, sehingga dita’wilkan langit tercipta dari uap.
Surat al-Anbiya’ : ayat 30 ; dikatakn bahwa bumi dan langit pada mulanya adalah satu unsur yang sama, kemudian dipecah menjadi dua benda yang berlainan.
Dari keterangan diatas, maka tampak bahwa kejadian alam terjadi dengan adanya “sebab akibat” (hokum kausalitas), namun al-Ghazali mengingkari hal ini.
Untuk menengahi bahwa alam itu qodim, Ibnu Rusyd mengatakan bahwa sebenarnya antara Filosof dan ahli Syari’ah telah sepakat bahwa ada tiga macam “wujud” (yang berkaitan dengan hal ini) :
• Wujud baru (karena sebab sesuatu) Dari sesuatu yang lain, dan kerena sesuatu. Yakni zat pembuat dari benda, ini adalah benda yang kejadiannya bisa terlihat oleh panca indra, seperti terjadinya air, udara, bumi, hewan, tumbuh-tumbuhan, dsb.
• Wujud Qodim (tanpa sebab sesuatu) yaitu wujud yang bukan dari sesuatu, tidak karena sesuatu, dan tidak didahului oleh zaman. Wujud ini tidak dapat diketahui dengan bukti-bukti fikiran, seperti “Tuhan”
• Wujud Antara (Wujud diantara kedua wujud ini) wujud yang bukan dari sesuatu, dan tidak didahului oleh zaman, tetapi wujud karena sesuatu (yaitu zat pembuat), wujud itu adalah “alam dan keseluruhan
D. Politik
Membicarakan Ibnu Rusyd sebagai seorang failosuf bukanlah sesuatu yang asing, baik oleh umat Islam atau non Islam terutama di dunia Barat, karena ia terkenal dengan pemikiran filsafatnya, sehingga muncul suatu ungkapan “Aristoteles dikembalikan tanpa basa basi ke Barat yang merupakan dunianya bersama Averroes muridnya yang besar”
Lain halnya membicarakan Ibnu Rusyd sebagai seorang politik tidak sepopuler dia sebagai seorang failosuf. Sejarah tidak bersikap adil terhadap orang besar seperti Ibnu Rusyd mengenai jasanya dibidang politik. Kebesaran di lapangan falsafat dibesar-besarkan di zaman pertengahan, baik hasil karyanya yang mengagungkan, dan kebesarannya di bidang kedokteran, Astronomi dan lapangan ilmu lainnya.
Tetapi di lapangan “politik” tidak pernah disinggung kebesaran Ibnu Rusyd. Bukan tidak ada buku-buku hasil karyanya di dalam politik, bukan tidak pernah dia bekerja dilapangan pemerintahan. Dan tidak kurang pendapat yang dilahirkannya mempunyai nilai yang tinggi. Anehnya sejarah tidak memasukkan Ibnu Rusyd sebagai seorang “politikus” yang ulung, yang sejajar kedudukannya dengan politik Islam lainnya.
Kendatipun demikian, ada beberapa alasan untuk menelusuri pemikiran “politik” Ibnu Rusyd. pertama, pemerintahan Islam di tempat kelahirannya (Andalusia) yang berjalan lebih kurang 8 abad yang mengakui kejayaannya, tidak mungkin kosong sama sekali dari seorang politikus. Kedua, aktivitas Ibnu Rusyd sendiri yang memberi komentar-komentar terhadap buku-buku dari failosuf-failosuf Yunani (Aristoteles dan Plato), tidak masuk akal, sarjana seperti Ibnu Rusyd tidak mempunyai apa-apa dalam Ilmu Politik. Ketiga, Ibnu Rusyd termasuk salah seorang Failosuf muslim tidak mungkin meninggalkan satu bagian dari falsafat yaitu “Ilmu Politik”.
Bukti beliau pernah berpolitik :Ibnu Rusyd menjabat pekerjaan hakim dalam pemerintahan sampai tingkat yang tinggi yaitu sebagai Ketua Mahkamah Agung (Qadhi all Jama’ah), jabatan hakim dipangkunya selama 16 tahun (565 sampai 521H).
Ibnu Rusyd yang dikenal sebagai bapa sekuler di dataran Barat ini membantah terhadap pemerintahan yang diktator pada masanya: sebuah hukum yang dikatakan Ibn Rusyd dengan istilah yang diciptakannya sendiri dengan istilah Wahdaniyyah Al-Tasalluth (kekuasaan yang egois). Sebagaimana telah ia tegaskan bahwa pemimpin yang zalim “alladzi yaqumu bi al-hukmi fi sabili nafsihi, la fi sabil ummah”
Epilog
Filosof muslim penganut madzhab maliki dalam bidang fikih ini telah menorehkan warna filsafat yang lebih spesifik. Beliau sangat menyayangkan terjadinya perpecahan dikalangan kaum Muslimin, menjadi golongan-golongan seperti Mu’tazilah, khawarij, Syi’ah dll. Masing-masing mengaku telah mencapai kebenaran, sedang lainnya sesat. Hal ini tidak lain dikarenakan salah memahami maksud Syari’at.
Dengan pemikiran-pemikirannya dan pendapat-pendapatnya ia tidak bermaksud menimbulkan golongan baru, tetapi ia hendak mengemukakan argumentasi-argumentasi kepercayaan-keprcayaan agama yang tepat diterima oleh setiap orang. Tujuan filosof besar ini tak lain hanya ingin mengharmonikan antara agama dan akal, dan sangat mengajarkan pada kita tuk saling menghargai dan ramah tamah.
Dari perspektif penulis, ada suatu penilaian khusus dengan menempatkan filsafat Ibnu Rusyd secara lebih proporsional. Dalam pandangan ini, Ibnu Rusyd bukan seorang materialis murni, juga bukan seorang idealis religius sejati, namun lebih sesuai sebagai filosof muslim yang berusaha merambah jalan tengah diantara dua belantara pemikiran.
Sejatinya Ibnu Rusyd hanya ingin menghidupkan kembali cahaya filsafat yang pada saat itu semakin meredup, bahkan umat islam sampai sekarangpun masih dapat menikmati panorama filsafat itu, meskipun tidak seindah di barat (ini adalah bukti perjuangannya).
Akhir kalam, apapun pandangan filosofis Ibnu Rusyd sama sekali tidak bermaksud mengatakan bahwa pemikiranya adalah paling benar (karena itu hanya merupakan sebuah ijtihad) Ijtihad seorang manusia bisa saja benar dan bisa saja salah, hakikat kebenaran hanya Allah Swt yang mengetahui dan memilikinya. wallahu a’lam bishawab
Daftar Pustaka
1. Dr. Manna Ahmad Abu Zaid, Musu’ah al-Falsafah al-Islamiyah. Hal- 68
2. Ibnu Rusyd, al-Dhorury fi ushul al-fiqh, Darul maghrib al-Islamy bairut, hal- 64 65.
3. Dr. Muhammad ‘Abid al-Jabiri, makalah al-Madrasah al-Falsafiyah fi al-Maghrib wa al-Andalus.
4. Abu Hamid Ghazali, Tahafut al-Falasifah, Cairo
5. Abu al-Walid Muhammad ibnu Rusyd, Tahafut-Tahafut, Cairo
6. Averroes and Averroisme, Ernest Renan. Yang diterjemahkan ‘Adil Za’iyyah dalam bukunya “Ibnu Rusyd wa rusydiyah” maktabah al-tsaqofah al-Diniyyah, Cairo.
Prolog
Kehadirannya dalam sejarah intelektualisme islam signifikan baik bagi usaha mengurai benang kusut pemikiran maupun dalam menghidupkan kembali filsafat yang telah memasuki titik nadir. Hal terpenting dari kiprah Ibnu Rusyd dalam bidang ilmu pengetahuan adalah usahanya untuk menerjemahkan dan melengkapi karya-karya pemikir Yunani, terutama karya Aristoteles dan Plato, yang mempunyai pengaruh selama berabad-abad lamanya. Antara tahun 1169-1195 M.
Ibnu Rusyd banyak menulis komentar dan penjelasan terhadap karangan para filosof yunani khususnya Aristoteles baik dalam komentar singkat (al-jami’), sederhana (talkhis), ataupun komentar luas (tafsir), sehingga Ibnu Rusyd juga populer dengan sebutan ”al-Syarih al-Akbar / the great commentator”.
Analisanya telah mampu menghadirkan secara lengkap pemikiran Aristoteles. Ia pun melengkapi telaahnya dengan menggunakan komentar-komentar klasik dari Themisius, Alexander of Aphiordisius, al Farabi dengan Falasifah-nya, dan komentar Ibnu Sina. Komentarnya terhadap percobaan Aristoteles mengenai ilmu-ilmu alam, memperlihatkan kemampuan luar biasa dalam menghasilkan sebuah observasi.
Filosof muslim cordova ini dianggap sebagai pensyarah pertama yang paling berpengaruh di dataran Eropa. Banyak tokoh Eropa melakukan kajian terhadap karya-karya beliau dalam beberapa bahasa, seperti bahasa latin, dan bahasa Ibrani. Dimana pemikiran dan karya-karya Ibnu Rusyd ini sampai ke dunia Barat melalui Ernest Renan.
Bagaimana Ibnu Rusyd menguraikan lebih lanjut teori rasionalnya, inilah yang akan menjadi pokok masalah dalam tulisan berikut.
A. Logika ( pemikiran Ibnu Rusyd)
Dalam permasalahan logika satuan proposisi terkecil yakni “kata”. Kata menjadi penting karena merupakan unsur dalam membentuk pemikiran. Pada praktiknya kata dapat dilihat berdasarkan beberapa pengertian yakni positif (penegasan adanya sesuatu), negatif (tidak adanya sesuatu), universal (mengikat keseluruhan), partikular (mengikat keseluruhan tapi tak banyak), singular (mengikat sedikit/terbatas), konkret (menunjuk sebuah benda), abstrak (menunjuk sifat, keadaan, kegiatan yang terlepas dari objek tertentu), mutlak (dapat difahami sendiri tanpa hubungan dengan benda lain), relatif (dapat difahami sendiri jika ada hubungan dengan benda lain), bermakna/tak bermakna, dsb.
Logika sebagai teori penyimpulan, berlandaskan pada suatu konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata atau istilah, dan dapat diungkapkan dalam bentuk himpunan sehingga setiap konsep mempunyai himpunan, mempunyai keluasan. Dengan dasar himpunan karena semua unsur penalaran dalam logika pembuktiannya menggunakan diagram himpunan, dan ini merupakan pembuktian secara formal jika diungkapkan dengan diagram himpunan sah dan tepat karena sah dan tepat pula penalaran tersebut.
Pengertian ini tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa seseorang dengan sendirinya mampu menalar atau berpikir secara tepat hanya jika ia mempelajari logika. Namun , di lain pihak, harus juga diakui bahwa orang yang telah mempelajari logika (sudah memiliki pengetahuan mengenai metode-metode dan prinsip-prinsip berpikir), mempunyai kemungkinan lebih besar untuk berpikir secara tepat ketimbang orang yang sama sekali tidak pernah berkenalan dengan prinsip-prinsip dasar yang melandasi setiap kegiatan penalaran.
Dengan ini hendak dikatakan bahwa suatu studi yang tepat tentang logika tidak hanya memungkinkan seseorang untuk memperoleh pengetahuan mengenai metode-metode dan prinsip-prinsip berpikir tepat saja, melainkan juga membuat orang yang bersangkutan mampu berpikir sendiri secara tepat dan kemudian mampu untuk membedakan penalaran yang tepat dari penalaran yang tidak tepat.
Ibnu Rusyd berargumentasi bahwa di dalam al-Qur’an terdapat banyak ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk menggunakan akal untuk memahami segala yang wujud. Karena akal ini tidak lain daripada proses berfikir yang menggunakan metode logika analogi (qiyas al-‘aqli), maka metode yang terbaik menurut sang poinir rasionalis ini adalah metode demonstrasi (qiyas al-burhani). Sama seperti qiyas dalam ilmu Fiqh (qiyas al-fiqhi), yang digunakan untuk menyimpulkan ketentuan hukum. metode demonstrasi (qiyas al-burhan) digunakan untuk mamahami segala yang wujud (al-maujudat). Dari pemahaman tersebut merupakan asas bagi kesimpulan Ibn Rushd yang menyatakan bahwa para filosof memiliki otoritas untuk menta’wilkan al-Quran.
Berasaskan pada kemampuan akal manusia, Ibnu Rusyd membagi kedalam tiga kelompok: Pertama “kelompok ahli awam”, metode ilmu pngetahuan yang sesuai untuk ahli awam ini adalah khathabi (retoris), dengan begitu al-Quran tidak dapat di ta’wilkan, karena mereka hanya orang-orang yang memahami al-Quran secara tertulis. Kedua, “kelompok pendebat”, untuk para pengguna metode ilmu pengetahuan secara dialetik ini ta’wil juga sulit diterapkan. dan ketiga adalah “kelompok ahli hikmah (ahli fikir)”, merekalah orang-orang yang menggunakan metode burhani (demonstratif), sementara ta’wil secara tertulis dalam bentuk karya, hanya bisa diperuntukkan bagi kaum ahli hikmah ini.
B. Syari’ah dzahir dan batin
wahyu dibagi kedalam tiga bentuk makna yang terkandung didalamnya yaitu :
• Teks yang maknanya dapat difahami dengan tiga metode yang berbeda (metode retorik, dialektik dan demonstratif)
• Teks yang maknanya hanya dapat diketahui dengan metode demonstrasi. Makna yang terkandung dalam teks ini terdiri dari:
a) makna dzahir, yaitu teks yang mengandung simbol-simbol (amtsal) yang dibuat untuk menerangkan idea-idea yang dimaksud.
b) makna batin, yaitu teks yang mengandungi idea-idea itu sendiri dan hanya dapat difahami oleh yang disebut ahli al-burhan.
• Teks yang bersifat ambiguos antara dzahir dan batin. Klassifikasi teks wahyu ini juga merujuk kepada kemungkinan untuk dapat difahami dengan akal.
Maka itu ia memahami istilah “ta’wil” sebagai penafsiran dan penjelasan ucapan, ia tetap menekankan pada kesesuaiannya dengan makna dzahir dari lafadz ucapan itu. Dalam pandangannya perkataan dzahir yang dapat difahami dari lafadz bermacam-macam bentuknya, ada yang menurut konteksnya dan ada pula yang difahami sesuai dengan ikatan-ikatan yang ada didalamnya.
Untuk itu, Ibnu Rusyd menetapkan tiga syarat, agar ta’wil itu dapat diterima:
1) menjaga agar lafadz itu sesuai dengan makna yang terdapat dalam Bahasa Arab dan maksud al-syari’ serta tidak memahami dengan makna lain.
2) menjaga agar maknanya sesuai dengan yang dimaksudkan oleh pembicara dalam konteks lafaznya.
3) memperhatikan “mustawa al-ma’rifi” (tingkatan nalar dan pengetahuan) kepada siapa “ta’wil” itu dihadapkan.
Oleh itu kita tidak boleh menta’wilkan lafadz-lafadz al-Qur’an dengan sesuka hati tanpa mengkaji maksud yang sesungguhnya sesuai dengan konteks masing-masing lafadz.
C.Penciptaan alam
ayat-ayat Allah terbagi atas dua macam: yaitu ayat-ayat berupa Kitab Suci (qauliyah) dan yang Kedua adalah ayat-ayat berupa alam semesta sebagai ciptaan Allah (kauniyah). Menurut filsuf Muslim Ibn Rusyd, alam semesta justru merupakan ayat-ayat Allah yang pertama. Dikatakan demikian, karena sebelum Allah SWT menurunkan Kitab Taurat, Injil, dan al-Quran, Allah telah menciptakan alam jagat raya ini. Karena alam adalah ayat, maka sebagaimana sepotong firman adalah ayat, maka sejengkal alam juga ayat. Sebagai ayat, alam ini selalu bergerak memenuhi tujuan penciptaan. Karena itu, penelitian terhadap alam diduga kuat dapat mengantar manusia menemukan dan meyakini wujud Allah dan kuasa-Nya.
Sebagian pengkaji filsafat menilai bahwa Ibnu Rusyd memiliki dua pendapat tentang asal-usul alam. Kepada masyarakat awam, Ibnu Rusyd tidak berpendapat tentang Qadimnya alam, hanya sekedar mengemukakan teorinya tentang peciptaan alam, sedangkan dalm beberapa kitabnya untuk kajian filosofis, ia dengan tegas menguraikan argumentasi tentang keqidaman alam.
Walaupun demukian, pada hakikatnya Ibnu Rusyd melakukannya sekedar untuk menjaga keutuhan teorinya pada setiapkarya-karyanya. Yang dimaksud dengan Qadimya alam yaitu qadim hanya dari segi zaman, bukan dalam pengertian tidak memiliki ‘illah atau tidak diciptakan oleh Tuhan, dalam artian ia menolak pendapat bahwa materi adalah ‘illah bagi dirinya sendiri, sehingga tidak ada bedanya dengan dzat Tuhan.
Dalam penciptaan alam, sosok yang banyak dipengaruhi oleh madzhab Aristoteles ini menganut teori “Kausalitas” (hukum sebab akibat), dalam memahami alam harus dengan dalil-dalil tertentu agar dapat sampai pada hakikat dan eksistensi alam.
Para teolog dan Imam Ghazali dalam karya monumentalnya (Tahfut al-Falasifah), menyatakan bahwa alam hadits dan mempercayai bahwa Tuhan adalah pencipta sehingga Ia mengadakan sesuatu dari “tiada” (al-‘adam). Jika alam tidak bermula, maka alam tidak diciptakan sehingga Tuhan bukanlah maha pencipta.
Ibnu Rusyd dan para Filosof Islam mengatakan bahwa alam adalah qodim, namun dengan kata lain diciptakan dari yg ada dahulu, yang mungkin terjadi adalah “ada” (maujud) yang awal kemudian berubah menjadi “ada” (maujud) dalam bentuk lain. Hal ini ia perkuat dengan mengusung dalil dalam al-Quran:
Surat Hud : ayat 7 ; dikatakan secara garis besar, bahwa sebelum ada wujud langit dan bumi telah ada wujud lain, yaitu wujud air, yang diatasnya terdapat tahta kekuasaan Tuhan, ditegaskan lagi bahwa langit dan bumi diciptakan setelah air, tahta, dan masa.
Surat Fushilat : ayat 11 ; dikatakan bahwa Tuhan menciptakan 2 bumi dalam 2 masa menghiasi bumi dengan gunung dan diisi dengan berbagai macam makanan, kemudian Tuhan naik ke langit, yang masih merupakan uap, sehingga dita’wilkan langit tercipta dari uap.
Surat al-Anbiya’ : ayat 30 ; dikatakn bahwa bumi dan langit pada mulanya adalah satu unsur yang sama, kemudian dipecah menjadi dua benda yang berlainan.
Dari keterangan diatas, maka tampak bahwa kejadian alam terjadi dengan adanya “sebab akibat” (hokum kausalitas), namun al-Ghazali mengingkari hal ini.
Untuk menengahi bahwa alam itu qodim, Ibnu Rusyd mengatakan bahwa sebenarnya antara Filosof dan ahli Syari’ah telah sepakat bahwa ada tiga macam “wujud” (yang berkaitan dengan hal ini) :
• Wujud baru (karena sebab sesuatu) Dari sesuatu yang lain, dan kerena sesuatu. Yakni zat pembuat dari benda, ini adalah benda yang kejadiannya bisa terlihat oleh panca indra, seperti terjadinya air, udara, bumi, hewan, tumbuh-tumbuhan, dsb.
• Wujud Qodim (tanpa sebab sesuatu) yaitu wujud yang bukan dari sesuatu, tidak karena sesuatu, dan tidak didahului oleh zaman. Wujud ini tidak dapat diketahui dengan bukti-bukti fikiran, seperti “Tuhan”
• Wujud Antara (Wujud diantara kedua wujud ini) wujud yang bukan dari sesuatu, dan tidak didahului oleh zaman, tetapi wujud karena sesuatu (yaitu zat pembuat), wujud itu adalah “alam dan keseluruhan
D. Politik
Membicarakan Ibnu Rusyd sebagai seorang failosuf bukanlah sesuatu yang asing, baik oleh umat Islam atau non Islam terutama di dunia Barat, karena ia terkenal dengan pemikiran filsafatnya, sehingga muncul suatu ungkapan “Aristoteles dikembalikan tanpa basa basi ke Barat yang merupakan dunianya bersama Averroes muridnya yang besar”
Lain halnya membicarakan Ibnu Rusyd sebagai seorang politik tidak sepopuler dia sebagai seorang failosuf. Sejarah tidak bersikap adil terhadap orang besar seperti Ibnu Rusyd mengenai jasanya dibidang politik. Kebesaran di lapangan falsafat dibesar-besarkan di zaman pertengahan, baik hasil karyanya yang mengagungkan, dan kebesarannya di bidang kedokteran, Astronomi dan lapangan ilmu lainnya.
Tetapi di lapangan “politik” tidak pernah disinggung kebesaran Ibnu Rusyd. Bukan tidak ada buku-buku hasil karyanya di dalam politik, bukan tidak pernah dia bekerja dilapangan pemerintahan. Dan tidak kurang pendapat yang dilahirkannya mempunyai nilai yang tinggi. Anehnya sejarah tidak memasukkan Ibnu Rusyd sebagai seorang “politikus” yang ulung, yang sejajar kedudukannya dengan politik Islam lainnya.
Kendatipun demikian, ada beberapa alasan untuk menelusuri pemikiran “politik” Ibnu Rusyd. pertama, pemerintahan Islam di tempat kelahirannya (Andalusia) yang berjalan lebih kurang 8 abad yang mengakui kejayaannya, tidak mungkin kosong sama sekali dari seorang politikus. Kedua, aktivitas Ibnu Rusyd sendiri yang memberi komentar-komentar terhadap buku-buku dari failosuf-failosuf Yunani (Aristoteles dan Plato), tidak masuk akal, sarjana seperti Ibnu Rusyd tidak mempunyai apa-apa dalam Ilmu Politik. Ketiga, Ibnu Rusyd termasuk salah seorang Failosuf muslim tidak mungkin meninggalkan satu bagian dari falsafat yaitu “Ilmu Politik”.
Bukti beliau pernah berpolitik :Ibnu Rusyd menjabat pekerjaan hakim dalam pemerintahan sampai tingkat yang tinggi yaitu sebagai Ketua Mahkamah Agung (Qadhi all Jama’ah), jabatan hakim dipangkunya selama 16 tahun (565 sampai 521H).
Ibnu Rusyd yang dikenal sebagai bapa sekuler di dataran Barat ini membantah terhadap pemerintahan yang diktator pada masanya: sebuah hukum yang dikatakan Ibn Rusyd dengan istilah yang diciptakannya sendiri dengan istilah Wahdaniyyah Al-Tasalluth (kekuasaan yang egois). Sebagaimana telah ia tegaskan bahwa pemimpin yang zalim “alladzi yaqumu bi al-hukmi fi sabili nafsihi, la fi sabil ummah”
Epilog
Filosof muslim penganut madzhab maliki dalam bidang fikih ini telah menorehkan warna filsafat yang lebih spesifik. Beliau sangat menyayangkan terjadinya perpecahan dikalangan kaum Muslimin, menjadi golongan-golongan seperti Mu’tazilah, khawarij, Syi’ah dll. Masing-masing mengaku telah mencapai kebenaran, sedang lainnya sesat. Hal ini tidak lain dikarenakan salah memahami maksud Syari’at.
Dengan pemikiran-pemikirannya dan pendapat-pendapatnya ia tidak bermaksud menimbulkan golongan baru, tetapi ia hendak mengemukakan argumentasi-argumentasi kepercayaan-keprcayaan agama yang tepat diterima oleh setiap orang. Tujuan filosof besar ini tak lain hanya ingin mengharmonikan antara agama dan akal, dan sangat mengajarkan pada kita tuk saling menghargai dan ramah tamah.
Dari perspektif penulis, ada suatu penilaian khusus dengan menempatkan filsafat Ibnu Rusyd secara lebih proporsional. Dalam pandangan ini, Ibnu Rusyd bukan seorang materialis murni, juga bukan seorang idealis religius sejati, namun lebih sesuai sebagai filosof muslim yang berusaha merambah jalan tengah diantara dua belantara pemikiran.
Sejatinya Ibnu Rusyd hanya ingin menghidupkan kembali cahaya filsafat yang pada saat itu semakin meredup, bahkan umat islam sampai sekarangpun masih dapat menikmati panorama filsafat itu, meskipun tidak seindah di barat (ini adalah bukti perjuangannya).
Akhir kalam, apapun pandangan filosofis Ibnu Rusyd sama sekali tidak bermaksud mengatakan bahwa pemikiranya adalah paling benar (karena itu hanya merupakan sebuah ijtihad) Ijtihad seorang manusia bisa saja benar dan bisa saja salah, hakikat kebenaran hanya Allah Swt yang mengetahui dan memilikinya. wallahu a’lam bishawab
Daftar Pustaka
1. Dr. Manna Ahmad Abu Zaid, Musu’ah al-Falsafah al-Islamiyah. Hal- 68
2. Ibnu Rusyd, al-Dhorury fi ushul al-fiqh, Darul maghrib al-Islamy bairut, hal- 64 65.
3. Dr. Muhammad ‘Abid al-Jabiri, makalah al-Madrasah al-Falsafiyah fi al-Maghrib wa al-Andalus.
4. Abu Hamid Ghazali, Tahafut al-Falasifah, Cairo
5. Abu al-Walid Muhammad ibnu Rusyd, Tahafut-Tahafut, Cairo
6. Averroes and Averroisme, Ernest Renan. Yang diterjemahkan ‘Adil Za’iyyah dalam bukunya “Ibnu Rusyd wa rusydiyah” maktabah al-tsaqofah al-Diniyyah, Cairo.
Kamis, 24 November 2011
"unik n' menarik"
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9996669696966696969699999966696999666966696669666966696999
9996969696969996969699999969996999696969996969696969696999
9996969696969996969699999969996669696966696969696969696669
9996969696969996969699969969996969666999696669696966696969
9996969696969996969699999969996969696999696969696969696969
9996969666969996669666999966696969696966696969696969696969
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
1. Birukan angka diatas, atau di blok sampai semuanya jadi membiru angakanya,
2. Tekan CTRL+F
3. lalu tekan 9 atau angka 6, terserah,
4. dan Tekan CTRL+enter, tapi biasanya langsung da perubahan yang signifikan tanpa menekan tombol enter,,,
coba dulu pasti kagum liat nya...( Buktikan sendiri )
-------
ada yang bisa jelasin fenomena ini?
9996669696966696969699999966696999666966696669666966696999
9996969696969996969699999969996999696969996969696969696999
9996969696969996969699999969996669696966696969696969696669
9996969696969996969699969969996969666999696669696966696969
9996969696969996969699999969996969696999696969696969696969
9996969666969996669666999966696969696966696969696969696969
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
1. Birukan angka diatas, atau di blok sampai semuanya jadi membiru angakanya,
2. Tekan CTRL+F
3. lalu tekan 9 atau angka 6, terserah,
4. dan Tekan CTRL+enter, tapi biasanya langsung da perubahan yang signifikan tanpa menekan tombol enter,,,
coba dulu pasti kagum liat nya...( Buktikan sendiri )
-------
ada yang bisa jelasin fenomena ini?
Selasa, 15 November 2011
benarkah "DIA"...???
“Astaghfirullahal’adzim….” Dengungku, sembari mengusapkan muka yang kenyataanya tidak berkeringat, karena musim dingin yang sedang menyelimuti malam ini.
Aku yang kini bangun dan langsung terduduk termenung ditempat, dan hanya dapat membisu tanpa kata. Masih tidak percaya dengan apa yang baru saja ada dalam mimpiku.
alarm handphoneku pun baru berbunyi, alunan shalawat hadad alwi “Llaika” Ya Rabbi Ya ‘Alima al-hal… membuat semakin hening saja, Senyap malam yang sangat bersahabat ini mengundangku bangkit dari tempat tidur.
Langsung ku singkirkan selimut yang sedari tadi menemani tidurku, lalu berjalan menelusuri ruang tengah, kuraih gelas kaca diatas meja dan menuangkan air bening, setidaknya dengan seteguk air bisa lebih menenangkan fikiranku sekarang.
“Hhhhh.. sungguh mimpi yang cukup membuatku tertegun sesaat..”
Tidak banyak buang-buang waktu, kaki ini langsung beranjak kekamar mandi tuk segera mengambil air wudhu.
------ ****** ------
Dalam mimpi itu, aku punya ayah angkat di Mesir ini, dan tinggal dengan beliau. Ketika aku pulang kerumah, tak diduga-duga. Sosok bani Adam yang datang dalam mimpiku, dengan memakai kemaja biru dongker bergaris warna lain, yang sepertinya aku pernah kenal dengan baju itu, tapi entah laah,, mimpi memang terkadang samar-samar.
Ketika ku membuka pintu, terlihat jelas pria itu sedang mencium tangan ayah angkatku. Lalu pergi…
Aku yang ketika itu diam mematung dibalik pintu dan tidak mengerti apa-apa, lalu menghampiri sang ayah.
“Ada apa gerangan..? kenapa dia datang kemari? “ tanyaku.
Ayah tidak menjawab apa-apa, beliau hanya bisa mengangkat kedua tangannya, lalu menggelengkan kepala pertanda bahwa beliau juga tidak mengerti.
Aku segera berjalan cepat menyusul pria itu yang sudah keluar dari rumah, dengan bermaksud menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Namun aku hanya bisa melihatnya dari dalam pintu rumah.
Pria itu sama sekali tidak meresponku, hanya menghaturkan sedikit senyum, namun terlihat sembab dimatanya.
“Teka-teki apa ini ?” dahiku yang mulai mengerut, yang memang tambah membuat bingung. Namun aku tak berani menayakan kembali pada ayah angkatku. Langsung saja aku masuk kamar, dan istirahat sejenak.
Tak berapa lama, terdengar panggilan ayah angkatku dari luar kamar. Aku menghampirinya, dengan sedikit rasa takut juga. Ntah ada angin apa yang tiba-tiba merubah suasana sekarang menjadi beda dari biasanya.
“iya yah…” jawabku agak gugup.
Sepertinya memang ada hal yang cukup serius yang ayah ingin sampaikan, tapi aku sendiripun tidak tahu,,?
“Pria yang tadi datang kerumah…” Ayah mencoba tuk mengawali pembicaraan.
“Tidak tahu tiba-tiba dia datang, lalu ingin bicara langsung dengan ayah”.
Aku yang masih membisu tidak menyahut lagi bertanya apa-apa. Hanya mendengarkan kalimat demi kalimat yang diomongkan ayah.
“Tapi ayah masih ingat betul kata-kata yang dia sampaikan”
“Pak, tanpa sengaja saya mendengarkan ayat-ayat ilahi yang baru saja dibaca oleh anak bapak. Katika itu hati saya berdegup, dan tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya bisa menitikkan air mata haru. Dan sekarang saya datang memohon ridho dan izin dari bapak, mungkinkah untuk dia hadir sebagai teman hidup saya..??”
Semua persendian tulangku rasanya lemah, ketika mendengarkan ungkapan itu.
“ayah hanya bisa berpesan, lihatlah ketaatan dan akhlaqnya”
------ ***** ------
Belum selesai dari percakapan itu aku sudah langsung terbangun, dan entah penyebab apa yang tiba-tiba mimpi itu hadir.
Dengan membasahi anggota tubuh dengan air wudhu, lalu sholat tuk bermunajat pada-Mu wahai sang Pemilik segala sesuatu. Dalam Do’aku :

“ Ya Rabbi Engkau lah yang Maha Pengasih pun Maha penyayang bagi hamba-hambaMu, Aku pasrahkan semua ini pada-Mu. Dan Engkaulah Sang Pemilik hati ini, Kepada siapa hati ini akan kau berikan? aku hanya bisa mengikuti arus kehidupan yang sudah Engkau tuliskan untuk-Ku.”
Isak tangis yang sudah tak dapat lagi aku membendungnya, hanya seperti inilah yang dapat aku lakukan. Mengadu pada-Nya, dan tak berdaya tuk mengambil sikap.
Kumandang Azan subuh, kini memecahkan heningnya fajar. Begitu juga layaknya hati yang kini galau dengan hadirnya mimpi itu…
Ya rabb… apa maksud dari semua ini…???
Aku yang kini bangun dan langsung terduduk termenung ditempat, dan hanya dapat membisu tanpa kata. Masih tidak percaya dengan apa yang baru saja ada dalam mimpiku.
alarm handphoneku pun baru berbunyi, alunan shalawat hadad alwi “Llaika” Ya Rabbi Ya ‘Alima al-hal… membuat semakin hening saja, Senyap malam yang sangat bersahabat ini mengundangku bangkit dari tempat tidur.
Langsung ku singkirkan selimut yang sedari tadi menemani tidurku, lalu berjalan menelusuri ruang tengah, kuraih gelas kaca diatas meja dan menuangkan air bening, setidaknya dengan seteguk air bisa lebih menenangkan fikiranku sekarang.
“Hhhhh.. sungguh mimpi yang cukup membuatku tertegun sesaat..”
Tidak banyak buang-buang waktu, kaki ini langsung beranjak kekamar mandi tuk segera mengambil air wudhu.
------ ****** ------
Dalam mimpi itu, aku punya ayah angkat di Mesir ini, dan tinggal dengan beliau. Ketika aku pulang kerumah, tak diduga-duga. Sosok bani Adam yang datang dalam mimpiku, dengan memakai kemaja biru dongker bergaris warna lain, yang sepertinya aku pernah kenal dengan baju itu, tapi entah laah,, mimpi memang terkadang samar-samar.
Ketika ku membuka pintu, terlihat jelas pria itu sedang mencium tangan ayah angkatku. Lalu pergi…
Aku yang ketika itu diam mematung dibalik pintu dan tidak mengerti apa-apa, lalu menghampiri sang ayah.
“Ada apa gerangan..? kenapa dia datang kemari? “ tanyaku.
Ayah tidak menjawab apa-apa, beliau hanya bisa mengangkat kedua tangannya, lalu menggelengkan kepala pertanda bahwa beliau juga tidak mengerti.
Aku segera berjalan cepat menyusul pria itu yang sudah keluar dari rumah, dengan bermaksud menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Namun aku hanya bisa melihatnya dari dalam pintu rumah.
Pria itu sama sekali tidak meresponku, hanya menghaturkan sedikit senyum, namun terlihat sembab dimatanya.
“Teka-teki apa ini ?” dahiku yang mulai mengerut, yang memang tambah membuat bingung. Namun aku tak berani menayakan kembali pada ayah angkatku. Langsung saja aku masuk kamar, dan istirahat sejenak.
Tak berapa lama, terdengar panggilan ayah angkatku dari luar kamar. Aku menghampirinya, dengan sedikit rasa takut juga. Ntah ada angin apa yang tiba-tiba merubah suasana sekarang menjadi beda dari biasanya.
“iya yah…” jawabku agak gugup.
Sepertinya memang ada hal yang cukup serius yang ayah ingin sampaikan, tapi aku sendiripun tidak tahu,,?
“Pria yang tadi datang kerumah…” Ayah mencoba tuk mengawali pembicaraan.
“Tidak tahu tiba-tiba dia datang, lalu ingin bicara langsung dengan ayah”.
Aku yang masih membisu tidak menyahut lagi bertanya apa-apa. Hanya mendengarkan kalimat demi kalimat yang diomongkan ayah.
“Tapi ayah masih ingat betul kata-kata yang dia sampaikan”
“Pak, tanpa sengaja saya mendengarkan ayat-ayat ilahi yang baru saja dibaca oleh anak bapak. Katika itu hati saya berdegup, dan tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya bisa menitikkan air mata haru. Dan sekarang saya datang memohon ridho dan izin dari bapak, mungkinkah untuk dia hadir sebagai teman hidup saya..??”
Semua persendian tulangku rasanya lemah, ketika mendengarkan ungkapan itu.
“ayah hanya bisa berpesan, lihatlah ketaatan dan akhlaqnya”
------ ***** ------
Belum selesai dari percakapan itu aku sudah langsung terbangun, dan entah penyebab apa yang tiba-tiba mimpi itu hadir.
Dengan membasahi anggota tubuh dengan air wudhu, lalu sholat tuk bermunajat pada-Mu wahai sang Pemilik segala sesuatu. Dalam Do’aku :

“ Ya Rabbi Engkau lah yang Maha Pengasih pun Maha penyayang bagi hamba-hambaMu, Aku pasrahkan semua ini pada-Mu. Dan Engkaulah Sang Pemilik hati ini, Kepada siapa hati ini akan kau berikan? aku hanya bisa mengikuti arus kehidupan yang sudah Engkau tuliskan untuk-Ku.”
Isak tangis yang sudah tak dapat lagi aku membendungnya, hanya seperti inilah yang dapat aku lakukan. Mengadu pada-Nya, dan tak berdaya tuk mengambil sikap.
Kumandang Azan subuh, kini memecahkan heningnya fajar. Begitu juga layaknya hati yang kini galau dengan hadirnya mimpi itu…
Ya rabb… apa maksud dari semua ini…???
Minggu, 06 November 2011
idul adha 2011
Allahu akbar...
Allahu akbar...
Allahu akbar, la Ilaha illallahu Allahu akbar.
Allahu akbar, wa Lillahi ilhamd.
Kumandang takbir yang kian menggema dijagat raya, tentunya seluruh umat Islam turut bersuka cita dalam menyambut hari besar Idul adha tahun ini.
Terlebih lagi aku, walaupun sekarang masih berfikir keras dengan masalah flat baruku yang sampai saat ini belum bisa aku tempati, namun dengan datangnya hari agung ini, seakan menDELET semua kepenatan dalam diri.
hmm,,, tapi aku merasakan kebahagiaan yang sangat dihari raya ini, dengan sholat ied berjamaah di suq sayarat, tempat yang paling luas di H-10 Nasr city (walaupun dengan berangkat buru-buru hehehe) tapi alhmdulilah Qt nggak terlambat.

Dan juga berkumpul dengan kawan-kawan di masjid al-Salam. Bersilaturrahim sesama warga indonesia disini, memanglah hal yang sangat mahal nilainya.
tidak akan terjadi kecuali pada hari-hari besar saja.
moment besar seperti ini, nggak akan aku lalui dengan sia-sia, aku hanya bisa berusaha tuk menorehkan cerita dan sejarah baik dalam tiap lembaran hidupku.
Aku hanya berharap setidaknya dihari idul adha kali ini, bisa lebih baik dari hari raya idul fitri kemarin, huuuufh :-(
yap, memang betul...
hakikatnya yang membuat hati senang atau sedih adalah diri kita sndiri.
bagaimana kita dalam mengarahkan hati hehehe... ^_^,.
Allahu akbar...
Allahu akbar, la Ilaha illallahu Allahu akbar.
Allahu akbar, wa Lillahi ilhamd.
Kumandang takbir yang kian menggema dijagat raya, tentunya seluruh umat Islam turut bersuka cita dalam menyambut hari besar Idul adha tahun ini.
Terlebih lagi aku, walaupun sekarang masih berfikir keras dengan masalah flat baruku yang sampai saat ini belum bisa aku tempati, namun dengan datangnya hari agung ini, seakan menDELET semua kepenatan dalam diri.
hmm,,, tapi aku merasakan kebahagiaan yang sangat dihari raya ini, dengan sholat ied berjamaah di suq sayarat, tempat yang paling luas di H-10 Nasr city (walaupun dengan berangkat buru-buru hehehe) tapi alhmdulilah Qt nggak terlambat.

Dan juga berkumpul dengan kawan-kawan di masjid al-Salam. Bersilaturrahim sesama warga indonesia disini, memanglah hal yang sangat mahal nilainya.
tidak akan terjadi kecuali pada hari-hari besar saja.
moment besar seperti ini, nggak akan aku lalui dengan sia-sia, aku hanya bisa berusaha tuk menorehkan cerita dan sejarah baik dalam tiap lembaran hidupku.
Aku hanya berharap setidaknya dihari idul adha kali ini, bisa lebih baik dari hari raya idul fitri kemarin, huuuufh :-(
yap, memang betul...
hakikatnya yang membuat hati senang atau sedih adalah diri kita sndiri.
bagaimana kita dalam mengarahkan hati hehehe... ^_^,.
Jumat, 04 November 2011
"Berakhirnya Sebuah Kenangan"
empat hari yang lalu....
ya, tepatnya akhir bulan oktober, aku dan kawan-kawan serumah terpaksa meninggalkan atap dimana kami telah berteduh, tempat tuk menuaikan ketenangan hidup di madrasah. dberpisah karena faktor banyak yang ingin masuk asrama,tapi aku sendiri hanya bisa memutuskan tuk pindah flat ke tabbah.
setahun yang lalu...
rasanya baru mengenal mereka, adik-adikku dengan wajah polos, pun penuh dengan semangat dan niat baru tuk memulai jihad fi tholabil ilmi mencari ilmu di Negeri kinanah ini. tanpa harus dipungkiri, ibarat kertas putih yang murni belum tersentuh apa-apa. tergantung lingkungan dan tekad yang akan membawa mereka ke kehidupan mendatang.
Setahun bersama mereka ternyata adalah waktu yang sangat sangat singkat.
dan tak terasa waktu-waktu itu berakhir sudah...
tentunya mustahil tuk bisa kembali.
UYOX, adalah adikku yang punya potensi tinggi menurutku, leadershipnya patut aku acungi jempol, dia adalah orang penggerak di angkatannya. hmm.. rasanya memang dia bisa merangkaul kawan-kawan sebanyanya.
HIDAY, satu-satunya orang yang mendapat predikat mumtaz di rumah ^_^,. adalah adikku yang alhamdulilah dikaruniai akal cerdas, rajin pula...!!! ckckckck
jadi kangen tahsin al-qur'an dan talaqi bareng ama hiday..
MIDEH, si Jago buat puisi pun suka berdiskusi ini, adalah adikku yang punya kegemaran sejoly denganku yaitu "belajar di masjid rob'ah" hehehee ^_^,. soale kawan-kawan lebih suka belajar ditempat yang lain.
NOVI,siapa yang g' kenal dengan adikku yang satu ini. yap adik dari presiden PPMI tahun sekarang. uppz bukan maksud hati tuk ria' (tapi g' papa sedikit hehehe). yang aku g' habis fikir, kreatifnya itu lhooo....!!!!
AUL, hohohoo... kalo untuk adikku yg terakhir ini jangan di tanya..!! soale kalo di tanya satu, ntar jawabannya bisa jadi artikel hihihiii bisa ajha. Aul memang hobi baca2 karya ilmiyah, ples suka debat..!!! mantab'z
MILA, my best partner.. ples orang yang peling mengerti akan diriku. dia memang orang yang sabar. ya rabb syukurku pada-Mu karena pernah disatukan dengan teman sebaik Mila.
WILL MISS U ALL....^_^,.
ya, tepatnya akhir bulan oktober, aku dan kawan-kawan serumah terpaksa meninggalkan atap dimana kami telah berteduh, tempat tuk menuaikan ketenangan hidup di madrasah. dberpisah karena faktor banyak yang ingin masuk asrama,tapi aku sendiri hanya bisa memutuskan tuk pindah flat ke tabbah.
setahun yang lalu...
rasanya baru mengenal mereka, adik-adikku dengan wajah polos, pun penuh dengan semangat dan niat baru tuk memulai jihad fi tholabil ilmi mencari ilmu di Negeri kinanah ini. tanpa harus dipungkiri, ibarat kertas putih yang murni belum tersentuh apa-apa. tergantung lingkungan dan tekad yang akan membawa mereka ke kehidupan mendatang.
Setahun bersama mereka ternyata adalah waktu yang sangat sangat singkat.
dan tak terasa waktu-waktu itu berakhir sudah...
tentunya mustahil tuk bisa kembali.
UYOX, adalah adikku yang punya potensi tinggi menurutku, leadershipnya patut aku acungi jempol, dia adalah orang penggerak di angkatannya. hmm.. rasanya memang dia bisa merangkaul kawan-kawan sebanyanya.
HIDAY, satu-satunya orang yang mendapat predikat mumtaz di rumah ^_^,. adalah adikku yang alhamdulilah dikaruniai akal cerdas, rajin pula...!!! ckckckck
jadi kangen tahsin al-qur'an dan talaqi bareng ama hiday..
MIDEH, si Jago buat puisi pun suka berdiskusi ini, adalah adikku yang punya kegemaran sejoly denganku yaitu "belajar di masjid rob'ah" hehehee ^_^,. soale kawan-kawan lebih suka belajar ditempat yang lain.
NOVI,siapa yang g' kenal dengan adikku yang satu ini. yap adik dari presiden PPMI tahun sekarang. uppz bukan maksud hati tuk ria' (tapi g' papa sedikit hehehe). yang aku g' habis fikir, kreatifnya itu lhooo....!!!!
AUL, hohohoo... kalo untuk adikku yg terakhir ini jangan di tanya..!! soale kalo di tanya satu, ntar jawabannya bisa jadi artikel hihihiii bisa ajha. Aul memang hobi baca2 karya ilmiyah, ples suka debat..!!! mantab'z
MILA, my best partner.. ples orang yang peling mengerti akan diriku. dia memang orang yang sabar. ya rabb syukurku pada-Mu karena pernah disatukan dengan teman sebaik Mila.
WILL MISS U ALL....^_^,.
Selasa, 25 Oktober 2011
"etos kerja seseorang"
Hari ini jadwal kuliahku memang sedang libur, kebetulan aku dan mila udah sepakat kita bakal bersih-bersih rumah hari ini. hmm.. tandhiful 'am itu emang sungguh indaah..^_^,.
yang namanya kerja bareng emang garing rasanya kalau saling diam, tanpa di komandopun pastinya bakal jalan ajha tuh alur cerita hehehe..^^ awalnya aku memulai cerita masalah bersih-bersih.
"Eh mil tau g'? aku jadi ingat pesan Hasna, kawanku waktu kelas 5 di Gontor dulu". tiba-tiba ajha aku nyeletuk ungkapan itu.
"Dia bilang, Rul kalau kamu ingin tahu etos kerja seseorang "LIHAT DIA KETIKA BERSIH-BERSIH". Ucapku singkat.
"Hah... ko' bisa?" Mila hanya bisa mengerutkan dahi.
Dulu waktu kelas 5, aku dan Hasna memang sama-sama ketua rayon, cuma kita berdua beda rayon, aku di rayon indonesia 4, sedangkan Hasna di rayon Bahrain. kita berdua emang suka curhat masalah anggota, alias adek-adek kelas yang kadang sedikit susah di atur(hehehe curhat niyee..??)
Dari omongan Hasna itu, aku jadi mengerti, dan sedikit memahami karakter masing-masing anak. terkadang aku perhatikan ada anak ketika selesai bersih-bersih perlatan dibiarkan begitu saja. ada lagi yang membersihkan luarnya saja kalau udah dilihat sekilas bersih ya sudah wasalam. bahkan ada yang nggak mau bersih-bersih sama sekali malah kabur itu banyak. tapi juga ada anak yang membersihkan dengan maksimal.
Menurutku dari situ kita bisa melihat, dan sungguh jelas tergambarkan disana, orang yang maksimal dalam bersih-bersih, insyallah dialah orang yang punya etos kerja bagus. Dan memang nyata terbukti.
setelah banyak kuperhatikan, orang-orang yang etos kerjanya bagus sudah tentu akan dipercaya, dan mendapatkan amanah besar. itu sudah hukum hakiki.
Bahkan sampai sekarangpun, aku masih memegang pedoman itu. hmm.. aku melihat si A, melihat si B, dan si C. dari cara dia bersih-bersih sudah jelas bisa memberikan nilai. oowh si A seperi ini, si B kaya gini, dan Si C gini-gini (hmm.. bisa aja).
betul g'??
isenk-isenk jam 00:27 CLT.
yang namanya kerja bareng emang garing rasanya kalau saling diam, tanpa di komandopun pastinya bakal jalan ajha tuh alur cerita hehehe..^^ awalnya aku memulai cerita masalah bersih-bersih.
"Eh mil tau g'? aku jadi ingat pesan Hasna, kawanku waktu kelas 5 di Gontor dulu". tiba-tiba ajha aku nyeletuk ungkapan itu.
"Dia bilang, Rul kalau kamu ingin tahu etos kerja seseorang "LIHAT DIA KETIKA BERSIH-BERSIH". Ucapku singkat.
"Hah... ko' bisa?" Mila hanya bisa mengerutkan dahi.
Dulu waktu kelas 5, aku dan Hasna memang sama-sama ketua rayon, cuma kita berdua beda rayon, aku di rayon indonesia 4, sedangkan Hasna di rayon Bahrain. kita berdua emang suka curhat masalah anggota, alias adek-adek kelas yang kadang sedikit susah di atur(hehehe curhat niyee..??)
Dari omongan Hasna itu, aku jadi mengerti, dan sedikit memahami karakter masing-masing anak. terkadang aku perhatikan ada anak ketika selesai bersih-bersih perlatan dibiarkan begitu saja. ada lagi yang membersihkan luarnya saja kalau udah dilihat sekilas bersih ya sudah wasalam. bahkan ada yang nggak mau bersih-bersih sama sekali malah kabur itu banyak. tapi juga ada anak yang membersihkan dengan maksimal.
Menurutku dari situ kita bisa melihat, dan sungguh jelas tergambarkan disana, orang yang maksimal dalam bersih-bersih, insyallah dialah orang yang punya etos kerja bagus. Dan memang nyata terbukti.
setelah banyak kuperhatikan, orang-orang yang etos kerjanya bagus sudah tentu akan dipercaya, dan mendapatkan amanah besar. itu sudah hukum hakiki.
Bahkan sampai sekarangpun, aku masih memegang pedoman itu. hmm.. aku melihat si A, melihat si B, dan si C. dari cara dia bersih-bersih sudah jelas bisa memberikan nilai. oowh si A seperi ini, si B kaya gini, dan Si C gini-gini (hmm.. bisa aja).
betul g'??
isenk-isenk jam 00:27 CLT.
Senin, 24 Oktober 2011
"ramsees station in memory"
cuaca kairo kini makin tak menentu, kadang panas dan kadang dingin, aku yang hampir tiga tahun hidup di sinipun masih sering saja tertipu akan hal ini, emang cuaca sekarang agak susah ditebak.
yap orang bilang musim musim seperti ini adalah masanya pancaroba (biasanya pergantian musim banyak wabah penyakit).ntah lah.. memang cukup aneh tuk beradaptasi dengan cuaca yang sedikit berbeda dengan tanah air kelahiranku.
waktu sudah menunjukkan pukul 15:30 CLT. aku memang sudah janji dengan samah, syaima', dan shara tuk ketemu di ramsees (salah satu nama stasiun kereta api bawah tanah di kairo. Malam ini kami berniat menghadiri acara walimatul ursy pernikahannya hebah di daerah muasasah. Mereka semua teman baikku di kampus, kebetulan karena kami sefakultas ushuluddin.
ba'da shalat ashar aku bergegas kaluar dari flat kediamanku. emang suhu belum terasa dingin karena matahari masih menunjukkan rona wajahnya. tas kecil favoritku cukup kuselempangkan dengan mudah. sementara jaket cukup aku lingkarkan di tangan, karena merasa masih enggan tuk memakainya.
--------- ****** ---------
tramco arah ramsees lumayan mudah dijangkau karena cukup banyak. kali ini perjalanku benar-benar berbeda dari biasanya. ntahlah suasana kali ini sangat mendukung dan aku rasa perjalanan sore emang menyenangkan. walaupun sebenarnya aku agak pusing sedikit akibat terserang flu karena pergantian musim. bagiku, penyakit kalau dibawa sakit akan terasa sakit. tapi kalau di bawa happy insyallah terasa enjoy ajha tuh.
tuk mengawali adventure, sang supir membunyikan musik, biasanya orang-orang mesir memang cuma mendengarkan saja, namun tuk kali ini benar-benar diluar dugaanku, semua orang yang ada di dalam tramco ini berekspresi. wanita muda disampingku cukup menggeleng-gelengkan kepala kekanan kiri mengikuti irama musik. sementara anak laki-laki mungkin sebaya kelas 5 SD, mereka penuh variasi dengan mengangkat tangan mereka dan entah itu gaya versi apa akupun kurang faham. yang lebih heran lagi ibu-ibu yang duduk didepanku mereka dengan semangat tepuk tangan, bahkan nggak cuma sekali dua kali melolong suara khas mesir kalau sedang bahagia.
aku yang ketika itu tepat disamping jendela, awalnya merasa aneh dengan suasana seperti ini. bahkan aku cuma bisa diam dan lebih fokus memandang ke arah luar jendela sembari memperhatikan jalan. mungkin sebenarnya mereka merasa aneh dengan keberadaanku sebagai orang asing disini. namun begitu siwanita muda menyenggolkan bahunya kearahku, aku sempat tidak sengaja memberi perhatian pada orang-orang didalam tramco, dan cuma bisa senyum kecil.
"hmm... ternyata sangat menyenangkan bersama mereka" gumamku
dan aku hanya bisa tertawa geli ketika kudapati tanpa ada unsur sengaja salah satu jari telunjuk mengikuti irama musik di atas pahaku. hahaha ada-ada saja. perjalanan setengah jam pun tak terasa.
--------****-----------
shohada (ramsees) adalah stasiun kereta terbesar yang aku ketahui di Kairo, dulunya nama stasiun ini adalah "hosni mubarak", namun ketika presiden mesir ini berhasil lengser oleh masa, dengan begitu nama stasiun ini seketika diganti dengan nama "shohada" yang mengartikan para mujahid yang membela kebanaran demi negara (kejadian 25 january 2011 di Mesir).

menelusuri anak tangga yang terhitung kebawah tanah sana, seakan menuju lorong dan memang cukup unik menurutku. Aku sempat kagum dengan Mesir, selain kaya akan khazanah keislamannya, cara mereka mengatasi kemacetan di kota ini dengan menciptakan metro bawah tanah. Andaikan di Indonesia ada seperti ini, aku rasa dapat mengatasi kemacetan di sana, apalagi Jakarta (khayalan belaka, but why not?).
dengan hanya membeli karcis seharga 1 Le (1 pound) kita bisa turun dimana saja kita mau dan sejauh apapun itu, mungkin itu salah satu keuntungan naik metro, selain murah juga cepat. Dengan selembar karcis yang kubeli, aku langsung memasukkan karcis tersebut kedalam pintu masuk, sebab dengan karcis itu barulah pintu besi itu bisa berputar.
sekarang waktu menunjukkan pukul 16:00 CLT, alhamdulilah aku bisa tepat waktu. tapi aku tak melihat mereka sama sekali di sana. handphone adalah sasaran utama disaat saat seperti ini.
O'oow ternyata dengan santai mereka jawab masih di helwan, memang mereka semua bertempat tinggal di sana, sedangkan aku sendiri tinggal di H-10 nasr city (banyak mahasiswa asing yang tinggal di daerah ini). Dan sekarang tujuan kami adalah "muasasah" (akhir stasiun metro yang arah ke shubra).
huufhhh... aku hanya bisa menarik nafas panjang. duduk menunggu di satasiun, terbayang bagaimana ditengah-tengah lalu lalang orang dengan keadaan sendiri (sangat membosankan). metro yang selalu saja melintas di hadapanku seolah tidak merasa bersalah meninggalkanku sendiri di sana.
sedikit obrolan sahabatku yang ketika itu kebetulan menelfonku setidaknya dapat dapat mencairkan suasana, namun itu hanya beberapa menit saja. Wal akhir MP3 di hp satu-satunya solusi terbaik kalau sudah BeTe begini. yah aku rasa "Saujana" adalah the best chois, emang lagu-lagunya sejak lama sudah memikat hati.
mereka semua memang keterlaluan, sampai pukul 17:20 CLT, satupun batang hidung diantara mereka belum ada yang tampak.
"ma'alisy ya nur" pinta maaf samah tiba-tiba membuyarkan lamunanku.
"Ahaaaa..." kaget ku. melihat mereka sudah disampingku senyumku makin melebar, seakan kajenuhan sirna dalam sekajap.
"La, mush musykilah (tidak apa-apa)" ujarku sembari memeluk pertanda kalau aku sangat merindukan mereka.
--------- ***** ---------
perjalanan jauh tak terasa sudah dengan diselingi canda tawa bersama mereka. Apalagi begitu melihat hebah yang malam itu menjadi permaisuri, sangat anggun dan menawan hati. sungguh bahagia rasanya turut menghadiri acara itu. jika sahabatku mendapatkan kebahagiaanya, akupun turut senang.
=> Cerita edisi "CURHAT" ^_^,.
yap orang bilang musim musim seperti ini adalah masanya pancaroba (biasanya pergantian musim banyak wabah penyakit).ntah lah.. memang cukup aneh tuk beradaptasi dengan cuaca yang sedikit berbeda dengan tanah air kelahiranku.
waktu sudah menunjukkan pukul 15:30 CLT. aku memang sudah janji dengan samah, syaima', dan shara tuk ketemu di ramsees (salah satu nama stasiun kereta api bawah tanah di kairo. Malam ini kami berniat menghadiri acara walimatul ursy pernikahannya hebah di daerah muasasah. Mereka semua teman baikku di kampus, kebetulan karena kami sefakultas ushuluddin.
ba'da shalat ashar aku bergegas kaluar dari flat kediamanku. emang suhu belum terasa dingin karena matahari masih menunjukkan rona wajahnya. tas kecil favoritku cukup kuselempangkan dengan mudah. sementara jaket cukup aku lingkarkan di tangan, karena merasa masih enggan tuk memakainya.
--------- ****** ---------
tramco arah ramsees lumayan mudah dijangkau karena cukup banyak. kali ini perjalanku benar-benar berbeda dari biasanya. ntahlah suasana kali ini sangat mendukung dan aku rasa perjalanan sore emang menyenangkan. walaupun sebenarnya aku agak pusing sedikit akibat terserang flu karena pergantian musim. bagiku, penyakit kalau dibawa sakit akan terasa sakit. tapi kalau di bawa happy insyallah terasa enjoy ajha tuh.
tuk mengawali adventure, sang supir membunyikan musik, biasanya orang-orang mesir memang cuma mendengarkan saja, namun tuk kali ini benar-benar diluar dugaanku, semua orang yang ada di dalam tramco ini berekspresi. wanita muda disampingku cukup menggeleng-gelengkan kepala kekanan kiri mengikuti irama musik. sementara anak laki-laki mungkin sebaya kelas 5 SD, mereka penuh variasi dengan mengangkat tangan mereka dan entah itu gaya versi apa akupun kurang faham. yang lebih heran lagi ibu-ibu yang duduk didepanku mereka dengan semangat tepuk tangan, bahkan nggak cuma sekali dua kali melolong suara khas mesir kalau sedang bahagia.
aku yang ketika itu tepat disamping jendela, awalnya merasa aneh dengan suasana seperti ini. bahkan aku cuma bisa diam dan lebih fokus memandang ke arah luar jendela sembari memperhatikan jalan. mungkin sebenarnya mereka merasa aneh dengan keberadaanku sebagai orang asing disini. namun begitu siwanita muda menyenggolkan bahunya kearahku, aku sempat tidak sengaja memberi perhatian pada orang-orang didalam tramco, dan cuma bisa senyum kecil.
"hmm... ternyata sangat menyenangkan bersama mereka" gumamku
dan aku hanya bisa tertawa geli ketika kudapati tanpa ada unsur sengaja salah satu jari telunjuk mengikuti irama musik di atas pahaku. hahaha ada-ada saja. perjalanan setengah jam pun tak terasa.
--------****-----------
shohada (ramsees) adalah stasiun kereta terbesar yang aku ketahui di Kairo, dulunya nama stasiun ini adalah "hosni mubarak", namun ketika presiden mesir ini berhasil lengser oleh masa, dengan begitu nama stasiun ini seketika diganti dengan nama "shohada" yang mengartikan para mujahid yang membela kebanaran demi negara (kejadian 25 january 2011 di Mesir).

menelusuri anak tangga yang terhitung kebawah tanah sana, seakan menuju lorong dan memang cukup unik menurutku. Aku sempat kagum dengan Mesir, selain kaya akan khazanah keislamannya, cara mereka mengatasi kemacetan di kota ini dengan menciptakan metro bawah tanah. Andaikan di Indonesia ada seperti ini, aku rasa dapat mengatasi kemacetan di sana, apalagi Jakarta (khayalan belaka, but why not?).
dengan hanya membeli karcis seharga 1 Le (1 pound) kita bisa turun dimana saja kita mau dan sejauh apapun itu, mungkin itu salah satu keuntungan naik metro, selain murah juga cepat. Dengan selembar karcis yang kubeli, aku langsung memasukkan karcis tersebut kedalam pintu masuk, sebab dengan karcis itu barulah pintu besi itu bisa berputar.
sekarang waktu menunjukkan pukul 16:00 CLT, alhamdulilah aku bisa tepat waktu. tapi aku tak melihat mereka sama sekali di sana. handphone adalah sasaran utama disaat saat seperti ini.
O'oow ternyata dengan santai mereka jawab masih di helwan, memang mereka semua bertempat tinggal di sana, sedangkan aku sendiri tinggal di H-10 nasr city (banyak mahasiswa asing yang tinggal di daerah ini). Dan sekarang tujuan kami adalah "muasasah" (akhir stasiun metro yang arah ke shubra).
huufhhh... aku hanya bisa menarik nafas panjang. duduk menunggu di satasiun, terbayang bagaimana ditengah-tengah lalu lalang orang dengan keadaan sendiri (sangat membosankan). metro yang selalu saja melintas di hadapanku seolah tidak merasa bersalah meninggalkanku sendiri di sana.
sedikit obrolan sahabatku yang ketika itu kebetulan menelfonku setidaknya dapat dapat mencairkan suasana, namun itu hanya beberapa menit saja. Wal akhir MP3 di hp satu-satunya solusi terbaik kalau sudah BeTe begini. yah aku rasa "Saujana" adalah the best chois, emang lagu-lagunya sejak lama sudah memikat hati.
mereka semua memang keterlaluan, sampai pukul 17:20 CLT, satupun batang hidung diantara mereka belum ada yang tampak.
"ma'alisy ya nur" pinta maaf samah tiba-tiba membuyarkan lamunanku.
"Ahaaaa..." kaget ku. melihat mereka sudah disampingku senyumku makin melebar, seakan kajenuhan sirna dalam sekajap.
"La, mush musykilah (tidak apa-apa)" ujarku sembari memeluk pertanda kalau aku sangat merindukan mereka.
--------- ***** ---------
perjalanan jauh tak terasa sudah dengan diselingi canda tawa bersama mereka. Apalagi begitu melihat hebah yang malam itu menjadi permaisuri, sangat anggun dan menawan hati. sungguh bahagia rasanya turut menghadiri acara itu. jika sahabatku mendapatkan kebahagiaanya, akupun turut senang.
=> Cerita edisi "CURHAT" ^_^,.
Langganan:
Postingan (Atom)























